Menu Close

Dari Garam Putih Bersih Menjadi Garam Standar Industri

DEMAK – Desa Kedungmutih kecamatan Wedung merupakan sentra produksi garam. Kwalitas garam yang dihasilkan tidak kalah dengan standar industri, menjadikan harga garam produk Kedungmutih lebih tinggi dari produk lainya.

Banyaknya petani garam yang menginginkan produknya berkwalitas dan harga tidak anjlok mendorong mereka membentuk perkumpulan Produksi Garam Industri. Kelompok inipun mendapat binaan langsung dari Ir. Sudarto, MM pakar garam dari Kementiaan Perindustian. Informasi yang didapat dari akun medsos jurnalis Fathkul muin menyebutkan awal bulan September ada sebagian petambak garam yang mekakukan panen Perdana.

Dalam panen perdana Ir Sudarto beserta Tim dari Jakarta turut menyaksikan dengan mengunjungi Petambak Garam sekaligus untuk menjajagi kerjasama teknis dan permodalan serta pemasaran. Ketua koperasi petani garam Roda Abadi mengatakan, ” hasil garam yang dipanen kwalitasnya bagus sesuai standar industri, semua ini tidak lepas dari bimbingan dan binaan pak Sudarto sejak tahun 2012 diawali dengan yang namanya media isolator/geoisolator atau geomembran dengan menghasilkan garam putih dan bersih”. Seiring waktu Ir. Sudarto selalu memberi pelatihan dengan inovasi baru yakni garam berstandar industri yang saat ini sedang dipanen perdana tambahnya.(rdy)

Bagikan