Menu Close

Videotron untuk Pelayanan Publik Masyarakat Demak

Masyarakat di Kabupaten Demak bakal dapat menikmati Videotron sebagai layanan informasi ke publik. Pemasangan tersebut direncanakan di pasang di pusat kota Demak.
Pembangunan videotron ini merupakan hasil kerjasama antara pemkab demak dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. Tujuannya dalam rangka mengisi konten informasi program yang lebih informatif.
MoU telah dilaksanakan antara LKBN Antara dengan Bupati Demak HM Natsir sedangkan Perjanjian kerjasama dilakukan dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Endah Cahya Rini.
Penandatangan PKS , LKBN antara diwakili oleh Direktur LKBN yang diwakili Sekretaris Perusahaan Perum LKBN Antara Iswahyuni di Kantor Antara Digital Media Jakarta, Rabu (25/9/2019).
Kerjasama ini sangat dinantikan Pemkab Demak, karena di era revolusi industri 4.0 media digital menjadi kekuatan informasi publik.
Di era revolusi industri dengan persaingan yang semakin ketat, informasi program pemerintah dan promosi potensi daerah dapat diketahui oleh seluruh Indonesia bahkan penjuru dunia melalui digital medianya.
LBKN antara sebagai medianya pemerintah tentunya informasi beritanya lebih cepat, tepat dan anti hoax dan membangun opini yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat.
Sekretaris Perusahaan Perum LKBN Antara Iswahyuni mengatakan, layanan media informasi kantor berita Antara siap membantu menyiarkan layanan informasi melalui media digital, kita sudah siapkan digital media untuk outdoor dan indoor.
“Kerjasama digital media siap menyiarkan informasi, sosialisasi dan program – program pemerintah,” ujarnya.
Apalagi Pemkab Demak yang sedang promosi sebagai salah satu kota smart city dan kabupaten informatif, lanjutnya, sehingga sangat bisa sekali kita untuk mempromosikannya lewat informasi digital media.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak Endah Cahya Rini menjelaskan, kerjasama layanan informasi dengan LKBN antara sangat strategis sekali, karena berita dan informasi dari Pemkab Demak tentang potensi daerah, kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan bisa di link-kan di LKBN Anatara yang siarannya bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia.
“Kerjasama ini sebagai media promosi, sehingga lebih dikenal di nasional maupun dunia, sehingga butuh kerjasama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengisi kontennya, karena 60 persen LKBN Antara dan 40 persen berita daerah,” jelasnya.
Kerjasama media digital ini juga untuk indoor dan outdoor, yang rencananya memasang satu unit videotron dengan biaya Rp2,5 miliar yang dibiayai oleh LKBN Antara, untuk media indoornya dibiayai oleh Pemkab yang akan dipasang di OPD pelayanan publik yaitu RSUD , KANTOR CATATAN SIPIL DAN DINPM PTSP.
“Media indoor rencananya pada akhir tahun 2019 , media outdoor rencananya dipasang di tahun 2020,” pungkasnya.(rny)

Bagikan