Menu Close

Gowes Nusantara Dorprize Setrika ditukar Sepeda

Demak- Ribuan peserta gowes Nusantara dikabupaten Demak dilepas Bupati HM. Natsir di stadion Pancasila, Minggu(13/10). Selain bupati yang Hadir turut Hadir diacara tersebut Aris Subiyanto Asdep Olahraga Layanan Khusus Kemenpora RI. Forkopimda, Wakil bupati Djoko Sutanto, ketua Dprd Slamet Bisri Sekda Demak Singgih Setyono, dan unsur pimpinan OPD. Gowes Nusantara Etape Demak Kota Wali diikuti kurang lebih 6000 peserta menempuh jarak 18.5 km melintasi 2 wilayah kecamatan Demak dan Wonosalam. Rute yang dilalui melewati destinasi wisata Religi Masjid Agung, sentra jambu merah delima/citra desa blambangan dan area pertanian wilayah kecamatan wonosalan.

Dalam sambutan pelepasan peserta gowes bupati menyampaikan ” Bersepeda di samping merupakan olahraga murah meriah dan bebas polusi, bersepeda kini telah menjadi bagian gaya hidup sehat. Terlebih dengan bersepeda dapat mempererat hubungan silaturahim, persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Indonesia maju dan dengan adanya Gowes Nusantara ini warga Demak lebih guyub rukun Mbangun Demak”.

Sementara Asissten Deputi Layanan khusus Kemenpora Aris Subiyanto menyampaikan “meski kabupaten/kota lainya penyelenggaraan Gowes Nusantara berkurang pesertanya namun justru di Demak animo peserta terus meningkat tiga tahun ini. Dari semula 2.500 pada 2017 menjadi 3.000 (2018), dan naik signifikan menjadi 6.000 peserta pada 2019. sehingga dengan alasan ini Demak dipilih lagi sebagai penyelenggara di tahun ini” jelasnya.

Sebelum dikibarkan bendera start para peserta gowes dan tamu undangan melakukan Senam ringan dipandu instruktur sebagai pemanasan. Peserta yang mengikuti selain dari unsur ASN, TNI/POLRI juga dari Siswa sekolah, umum dan beragam komunitas sepeda. Sehingga beragam jenis sepeda turut memenuhi stadion Pancasila hingga meluber di jalan tembus lama. Terlihat komunitas Sepeda lipat, sepeda MTB, sepeda fixie, road bike hingga komunitas sepeda Tua Kosti Demak.

Kejadian lucu dan mengharukan muncul saat pembagian hadiah doorprize. Peserta berusia kelas 2 SD di Wonosalam saat maju untuk mengambil hadiah setrika listrik setelah dibacakan nomer undi oleh panitia, tidak mau menerimanya sambil merengek minta hadiah sepeda. Dengan wajah lugu dan celana pendek yang sobek di belakang dia dipandu panitia memohon pada bupati Natsir untuk bisa mendapat Sepeda. Atas kebaikan Bupati dan Seluruh Panitia Gowes silugu tanpa dosa inipun mendapat sepeda hingga peserta lainya bertepuk tangan.(kominfo)

Bagikan