Menu Close

PPID Demak Ikuti Uji Publik Keterbukaan Badan Publik Oleh KI Jateng

SEMARANG – Bupati Demak HM. Natsir dan Sekda Demak Singgih Setyono menyampaikan presentasi dalam uji publik keterbukaan badan publik dihadapan para panelis, Selasa (19/11) di Fakultas Hukum Universitas Sultan Agung. Dalam paparanya Sekda menyampaikan bahwa PPID utama Demak sudah blak blakan dalam menyampaikan informasi kepada publik. “Informasi yang diperlukan masyarakat sudah tersedia di website PPID, bagi pemohon yang datang ke meja PPID pun bisa dilayani oleh petugas admin yang telah siaga, peningkatan pengunjung di website PPID naik drastis dari berkisar 500 kunjungan di tahun 2018 menjadi 77.651 dalam kurun 11 bulan di tahun 2019” jelas Sekda didepan Dr. Handayani Ningrum dari kementrian Depdagri selaku panelis.

Komisi Informasi Jawa Tengah menggelar uji publik terhadap badan publik yang telah terseleksi dalam pagelaran KI AWARD’19. Badan publik yang mengikuti uji publik tentang keterbukaan ini telah melewati tahapan tahapan sebelumnya. Materi yang disampaikan dalam uji publik berkaitan keterbukaan informasi pengadaan barang dan jasa, serta implementasi UU 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Penyampai materi dalam uji publik adalah bupati/wali kota sebanyak 20 kabupaten/kota. Sementara untuk Badan Publik 24 OPD propinsi dan 13 RSUD oleh Kepala Dinas atau Direkturnya.

Sementara Ka Dinas Kominfo Demak Endah Cahyarini mengatakan ” Uji publik ini untuk melihat keterbukaan informasi oleh badan publik dan selanjutnya akan menetapkan Badan Publik yang layak dengan mendapat penghargaan kualifikasi informatif, Semoga PPID Demak bisa masuk dalam peringkat 5 besar ” harapnya. Para panelis penilai selain dari KI jawa tengah juga hadir dari Kementrian Dalam Negeri, Pattiro, ICW dan unsur akademisi dari Unissula. Adapun kegiatan ini digelar selama 2 hari 19-20 Nopember. (kominfo)

Bagikan