Menu Close

Bagi bagi stiker dalam Peringatan Hakordia 2019

Demak-Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember.
Korupsi merupakan fenomena sosial, politik, ekonomi yang mempengaruhi semua negara. Tindak korupsi berakibat memperlambat pembangunan ekonomi dan membuat pemerintahan tidak stabil.
Dalam Peringatan Hari Anti Korupsi sedunia tahun 2019 kabupaten Demak dilaksanakan dengan upacara dihalaman kejaksaan Negeri Demak Senin (89/12). Bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Demak M.Irwan Datuiding SH.M,H.Kegiatan juga dihadiri unsur Forkopimda bupati HM. Natsir dan Wabup Djoko Setanto, Komandan kodim 0716 Demak Letkol Arh Muhammad Ufiz S.I.P. M.I.POL.

Pada kesempatan tersebut Inspektur upacara M.Irwan Datuiding SH.M,H membacakan amanat tertulis dari Jaksa Agung Republik Indonesia Burhanudin antar lain Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2019 kali ini mengambil tema “Bersama Melawan Korupsi, Mewujudkan Indonesia Maju”. Tema yang relevan untuk semakin meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab bersama untuk saling bahu membahu dalam proses penegakan hukum pencegahan dan pemberantasan korupsi guna memajukan Indonesia.

Berangkat dari pemahaman bahwa korupsi merupakan musuh bersama, maka sudah barang tentu agenda pemberantasan korupsi harus merepresentasikan upayä yang melibatkan partisipasi semua komponen bangsa. Terlebih aparatur Kejaksaan sebagai garda depan yang memiliki peran penting dan vital dalam penegakan hukum, maka sudah sepatutnya mendorong dan menggerakkan setiap warga masyarakat dan komponen lainnya untuk menjadi bagian gerakan moral dalam memerangi korupsi di level mana pun.

Sementara usai Upacara dilanjutkan dengan pembagian dan pemasangan stiker peringatan Hari Anti Korupsi serta pemberian bunga yang dilakukan oleh Forkopimda kepada pengendara mobil yang sedang melintas di sekitar Kantor Kejaksaan Negri Kabupaten Demak.(kominfo)

Bagikan