Menu Close

RSUD Sultan Fatah Diresmikan Bupati Beserta 6 Sarana Publik Lain

DEMAK – Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Fatah Demak diresmikan hari ini, Minggu (15/12). Acara Peresmian Rumah Sakit dilakukan bebarengan dengan peresmian 6 Sarana Publik lainya oleh Bupati Demak HM. Natsir dengan ditanda tanganinya 7 prasasti. Adapun 6 Sarana publik lainya yakni Ruang Caomand Centre dinas kominfo Demak yang Berada di lingkungan Sekretariat Daerah, instalasi farmasi Dinkes Demak, Puskesmas pembantu l Kedung Mutih Wedung. Selanjutnya Gedung Puskesmas Sayung l, Puskesmas pembantu Sumberejo Mranggen dan gedung penyakit dalam kelas lll RSUD Sunan Kalijaga Demak.

Kepala Dinas Kesehatan Guvrin Heru P dalam laporanya menyampaikan ” Rumah Sakit yang berada diwilayah kecamatan Karangawen ini dibangun sejak tahun 2017 lalu menggunakan dana APBD Demak. Yang bertype C dan memiliki 184 tempat tidur, adapun pembiayaan APBD 3 tahun anggaran”.
” Adapun rincian pembiayaan yakni 2017 sebesar 15 milyar untuk gedung A dengan 2 lantai, tahun 2018 sebesar 15 milyar untuk gedung B dengan 3 lantai meliputi ruang instalasi, ruang bersalin dan ruang anak dan tahun 2019 sebesar 100 milyar untuk gedung C s/d J” terangnya.

Sementara itu bupati HM Natsir dalam sambutan peresmianya mengatakan ” RSUD yang telah resmi dioperasikan ini semoga dapat memenuhi kebutuhan dan pelayanan kesehatan masyarakat Demak khususnya di wilayah selatan yakni Guntur, Kebon Agung dan Karangawen. Untuk tenaga medis yang bertugas hendaknya dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkwalitas sebab keramahan petugas kesehatan mampu mempercepat kesembuhan pasien”.

Plt direktur RSUD Sultan Fatah dr. Deby R pada kesempatan tersebut juga menyampaikan laporan kesiapan Operasional RSUD yang didukung oleh tenaga kesehatan dari RSUD Sunan Kali Jaga dan Puskesmas serta SDM 93 orang melalui perekrutan. Hadir dalam Peresmian tersebut unsur Forkopimda, ketua DPRD Demak Bisri Slamet, Sekda Demak Singgih Setyono, kepala OPD, Camat se Demak dan tokoh masyarakat. Seusai meresmikan, Bupati meninjau Gedung diawali dengan pengguntingan pita di pintu utama. (kominfo)

Bagikan