Menu Close

Antisipasi Kerawanan Pada Perayaan Natal dan Pergantian Tahun

Demak- Musim liburan sekolah dan libur nasional Natal dan tahun baru diprediksi akan terjadi peningkatan volume kendaraan yang melintasi jalur pantura yang masuk wilayah kabupaten Demak. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan dan daerah rawan kecelakaan serta perlintasan sebidang antara jalur kereta api dengan jalan raya perlu diambil langkah langkah penanganan seperti koordinasi lintas sectoral dan sosialisasi beragam media, penyediaan rambu peringatan. Hal ini disampaikan Sekda Demak Singgih Setyono dalam rakor Tim Pengendali Inflasi Daerah dalam pengamanan Natal dan tahun baru beberapa waktu lalu. “ Perlu diwaspadai daerah rawan macet yang sering terjadi di pusat kota seperti perempatan dan pertigaan yang ada di depan pasar serta didestinasi wisata religi kadilangu. Dengan penempatan petugas lalu lintas , dishub dapat meminimalkan lokasi lokasi tersebut dengan upaya meegemen rekayasa, pemasangan rambu dan perlengkapan jalan” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut Waka Polres Demak Kompol Ahmadi memaparkan, “ Pihak polres mendirikan pos pengamanan Lilin Candi 2019 yang berlokasi disimpang enam dengan 73 personil gabungan Polri, TNI,Satpol PP, Dinkes,DisHub, PMI, BPBD selama 10 hari dari tanggal 23 desember sampai 1 Januari 2020”. “ Selanjutnya Kepolisian melakukan giat cipta kondisi dengan sasaran tempat karaoke, penjualan miras dan tempat prostitusi, anak punk, premanisme dan petasan. Dilakukan juga antisipasi terhadap potensi kerawanan tindak pidana terorisme dengan menyerang tempat ibadah dan keramaian, kejahatan konvensional, kemacetan, bencana alam hingga aksi sweping ormas” jelas Waka Polres.

Ditambahkanya untuk memberikan rasa aman pada masyarakat dan ketenangan umat nasrani dalam merayakan Natal, polisi melakukan pengamanan 58 obyek meliputi  43 Gereja dan rumah ibadah, Stsiun dan terminal, pusat perbelanjaan dan seluruh destinasi wisata yang ada di wilayah kerjanya.(kominfo).

Bagikan