Menu Close

Pemantapan Open Data Untuk Demak Satu Data

Demak- Berdasarkan data statistik dari BPS Demak, angka kemiskinan dikabupaten Demak mengalami penurunan dalam kurun waktu satu tahun. Penurunan angka tersbut dilihat dari perbandingan data tahun 2018 berjumlah 10.710 jiwa dari jumlah penduduk 1.138.046 jiwa (12,54%) sedangkan data ditahun 2017 jumlah warga miskin 149.334 jiwa atau (13,41%) dari 1.114.606 jiwa di kabupaten Demak. Hal ini disampaikan Agus Pramono dalam acara pemantapan open data menuju Demak Satu Data. Kegiatan yang diikuti 100 admin OPD dan kasubag program berlangsung di gedung Dinpermades P2KB Demak, Kamis (26/12) dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Kominfo Indrijantoro widodo.

Adapun narasumber kegiatan open data Paramita dari BPS Demak dan Agus Pramono kabid Komunikasi dan Statistik. Agus dalam meterinya mengatakan, acara pemantapan open data memiliki banyak manfaat diantaranya peningkatan layanan publik. Satu Data memberikan akses kepada masyarakat untuk menggunakan data sesuai dengan kebutuhannya dan berkontribusi pada peningkatan pelayanan publik. Masyarakat dapat menggunakan data terbuka untuk memberikan umpan balik terhadap kualitas layanan dari instansi pemerintah. Data yang terkait dengan kependudukan dan lainya bisa diakses oleh publik melalui Webs satudatademak.demakkab.go.id jelasnya.

Sementara Indrijantoro widodo pada kesempatan tersebut mengatakan “Adapun tujuan satu data itu sendiri mewujudkan ketersediaan data yang akurat, mutakhir, terpadu dapat dipertanggung jawabkan, mudah diakses dan dibagikan antar instansi sehingga dapat mejadi acuan pelaksanaan dan pedoman tiap instansi. Dengan satu basis data pembangunan akan tersusun perencanaan pembangunan yang terukur dan komprehensif serta terwujudnya pengendalian, pengawasan evaluasi dan pelaporan pembangunan yang terpercaya. Ditambahkannya hal ini akan tercapai apabila telah disepakati bersama oleh setiap pimpinan OPD agar selalu mengupdate data terbaru melalui admin OPD masing-masing”. (kominfo).

Bagikan