Menu Close

Data Analytic Sebagai Goal Dari Implementasi SPBE

DEMAK – Arah revolusi industri 4.0 sudah jelas dan tak ada orang yang meragukan, yaitu ke arah transformasi digital. Tapi apakah transformasi digital hanya terjadi di sektor industri dan bisnis saja? Tentu saja tidak. Di saat orang merasakan kemudahan yang didapat dari transformasi digital di sektor industri dan bisnis, tentu mereka berharap kemudahan bisa dinikmati di sektor lain seperti layanan publik. Oleh karena itu, transformasi digital juga perlu dilakukan pada pemerintah terutama pemerintah daerah yang lebih dekat dengan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ka. Dinas Kominfo Demak Endah Cahyarini saat membuka Seminar Pendampingan SPBE di Ruang pertemuan Dinas Kominfo Demak Senin (13/01). Acara dihadiri oleh perwakilan dari beberapa OPD masing-masing dari Setda, BKPP, RSUD Sunan Kalijaga, Kecamatan Gajah, Dinkominfo dan Bappeda Litbang yang berjumlah 21 orang.

Pada kesempatan itu dihadirkan narasumber Andi Yuniantoro dari Inixindo Yogyakarta yang memaparkan materi arah kebijakan Pemerintah Republik Indonesia melalui Perpres No 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) juga sangat mendukung adanya transformasi digital di semua instansi pemerintah baik di pusat maupun di daerah. “Hal terpenting untuk menerapkan SPBE adalah membangun main set betapa berharganya data analytic yang diperoleh melalui aplikasi. Dari data analytic tersebut akan diperoleh suatu prediksi, sehingga mempermudah pimpinan daerah dalam menentukan kebijakan.” Jelas Andi.

Dia menambahkan bahwa SPBE bisa terwujud bukan karena hebatnya beberapa aplikasi yang dimiliki oleh pemerintah daerah, namun bagaimana aplikasi tersebut mampu menghasilkan data akurat dan berkelanjutan.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sharing dan tanya jawab dari para peserta kepada narasumber. (mk)

Bagikan