Menu Close

Filter air Minum Sejarah Tersimpan Di Museum Glagah Wangi

Demak- Filter air yang berfungsi menjernihkan dan mensterilkan air minum ternyata sudah ada sejak jaman kerajaan. Hal ini terbukti dari ratusan benda bersejarah yang tersimpan di Museum Glagah Wangi di komplek dinas Pariwisata Demak. Salah satunya koleksi unggulan filter air minum teknologi nenek moyang, yang terbuat dari batu Andesit dan terbagi menjadi dua bagian. Bentuknya sangat unik yang mampu membikin kagum yang melihatnya. Perangkat penyaring terdiri bagian pertama sebagai pemfilter air berbentuk kerucut terbalik namun lonjong agak bulat dengan cekungan diatasnya yang berfungsi untuk menampung air. Posisinya menggantung diatas tempayan/ ngaron.

Bagian kedua berbentuk tempayan yang mengadah keatas persis dibawah filter yang fungsinya menampung hasil rembesan/ tetesan air dari tampungan filter diatasnya. Solikin pegawai setempat yang ditemui mengatakan, ” tehnologi filter air yang diciptakan saat itu karena wilayah Demak banyak dilalui sungai dari hulu menuju laut. Namun air yang mengalir tersebut sangat keruh bercampur dengan lumpur sebab berpotensi sedimentasi.” Jelasnya.

Ditambahkanya bahwa air hasil filteran tehnologi lampau ini sangat berkwalitas dan langsung siap saji atau konsumsi. Nah, ternyata hebat juga kan nenek moyang kita, hanya dengan batu sudah dapat memproduksi air minum. Ayo ke Demak Ke museum Glagah wangi, berwisata edukasi dan religi dikota Wali. ( kominfo)

Bagikan