Menu Close

Intervensi 5 Pasar Untuk Wujudkan Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya, Termasuk Pasar Bintoro

Semarang- Dinas Kominfo Demak menhadiri pertemuan Advokasi Kelembagaan Keamanan Pangan yang diselenggarakan oleh BPOM Semarang dihotel Grasia, Rabu (11/3). Bersama 10 OPD dari 8 kabupaten di jawa tengah diantaranya kabupaten Demak memfokuskan pada program Pemberdayaan dengan 3 strategi yakni Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya, Desa Pangan Aman dan Strategi Pembinaan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah.

Terkait Strategi Pasar Aman dari Bahan Berbahaya BPOM perlu melakukan intervensi pasar guna pengendalian penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan bersama OPD terkait yang terlibat dalam tim intervensi. Meliputi Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan koperasi, Dinas Pendidikan, Dinas kelautan dan perikanan, Dinas pemberdayaan Masyarakat, kementrian agama dan Dinas Pertanian. Termasuk di dalamnya melibatkan dukungan Komunitas Pasar yang meliputi pengelola, pedagang, pemasok, asosiasi, masyarakat/ konsumen.

Sementara kepala BPOM Semarang I Gusti Ayu menyampaikan, ditahun 2020 akan dilakukan Intervensi terhadap 5 pasar dari 5 kabupaten yakni pasar Bintoro Demak, pasar Banjardawa Pemalang, Pasar Ketanggungan Brebes, Pasar Pepedan Tegal dan pasar Tanjung Klaten. Secara betahap akan dilakukan Survey dilanjutkan Bimtek hingga kampanye dan penyuluhan. Adapun tujuan Intervensi pasar agar terwujud pasar aman dari bahan berbahaya, oasar yang bersih, aman, nyaman dan sehat.

Dari hasil Intervensi diharapkan lahir pasar
Yang sesuai harapan pasar yang aman dari bahan berbahaya sehingga mampu menjadi pasar percontohan/ replikasi oleh pasar lain dan akan mendapatkan apresiasi Award Pasar Aman Dari Bahan Berbahaya dalam BPOM’S AWARD.( kominfo).

Bagikan