Menu Close

Kebutuhan bahan pokok menjelang lebaran cukup

Demak – Kebutuhan pokok masyarakat khususnya beras di Kabupaten Demak cukup, demikian terungkap pada rapat koordinasi Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Demak Senin (13/4/20). Rakoor dipimpin Sekda Demak Singgih Setiyono dihadiri Wakapolres, Kasdim dan dinas terkait, itu membahas persiapan pemkab menyongsong bulan puasa dan hari Raya idul fitri tahun 2020 di tengah pandemi Covid 19 tahun ini.
“Pemerintah menetapkan darurat bencana berakhir pada 29 Mei 2020, sementara itu lebaran pada 24-25 Mei 2020, sehingga lebaran tahun ini masih dalam kerangka darurat bencana”, ungkap Sekda. Protokol kesehatan harus disampaikan kepada masyarakat misalnya saat lebaran ini dilarang pulang kampung dan piknik, maka slogan “Tidak mudik Tidak Piknik, harus terus di sampaiakn kepada masyarakat.
Berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat ada 18 jenis, menurut pantauan hingga saat ini masih dalam keadaan stabil, kecuali harga gula yang cenderung naik karena pasokan berkurang. Kebutuhan pokok khususnya beras masih cukup hingga bulan Oktober mendatang, karena sekarang masih musim panen, hargapun masih dibawah harga eceran tertinggi (HET). Persediaan beras di Gudang Bulog Katonsari sejumlah 3.100 ton, mencukupi kebutuhan tiga bulan ke depan.
Menyikapi melonjaknya kebutuhan pagan sekda mengatakan bahwa perlu diantisipasi oleh dinas kesehatan, perdagangan dan Koperasi, Dinas Pertanian untuk melakukan pemantauan ketersediaan barang dalam pengawasan (gula, pupuk bersubsidi dan gula) di pasar tradisional dan modern.
Dalam kesempatai itu Singgih Setiyono yang juga juru bicara Tim Pencegahan dan penanganan Covid 19 Kabupaten Demak mengingatkan kepada masyarakat dalam menghadapi pandemi ini yaitu jangan panik berlebihan, selalu cuci tangan pakai sabun, tidak bersalaman, menjaga jarak antar individu, hindari kerumunan dan ikuti instruksi pemerintah. JIka ada tetangga, teman, saudara yang sudah terlanjur mudik ingatkan untuk lapor ke RT/RW setempat, jika tidak dihiraukan maka kita yang melaporkannya. Ingatkan untuk isolasi mandiri selama 14 hari. Jika tidak menghiraukan maka kita mengisolasi mereka dengan cara jangan temui mereka, jika bertamu temui seperlunya, jika ada gejala segera memeriksakan diri. (wid)

Bagikan