Menu Close

Pimpinan Daerah dan OPD Pemkab Demak Ikuti Upacara Virtual Hari Lahir Pancasila

 

Demak – Hari lahir Pancasila diperingati hari ini, Senin (1/6/2020). Namun, peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini akan terasa berbeda. Sebab Indonesia masih dilanda pandemi covid-19.

Meski demikian, bukan berarti tak ada upacara untuk memperingatinya. Para kepala daerah tetap wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual.

Mengutip dari pernyataan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengatakan para kepala daerah wajib mengikuti upacara Hari Lahir Pancasila melalui video conference, Instagram, Facebook, dan YouTube BPIP. Selain itu bisa mengikuti upacara melalui siaran TVRI.

“Bupati/Walikota se-Indonesia wajib mengikuti peringatan Hari Lahir Pancasila tanggal 1 Juni 2020 dimulai pukul 07.45 WIB melalui siaran langsung di TVRI, kanal YouTube BPIP, laman Facebook BPIP, dan Instagram BPIP dari kantor, ruang kerja, rumah atau tempat tinggal masing-masing,” ujar Tito melalui radiogram kepada seluruh kepala daerah di Indonesia pada Sabtu (30/5).

Selain itu, kata Tito, para kepala daerah dan seluruh masyarakat diminta mengibarkan bendera Merah Putih satu hari penuh saat peringatan Hari Lahir Pancasila.

Pada tahun 2020 ini tema hari lahir Pancasila yaitu “Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Sesuai Intruksi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Pemerintah Kabupaten Demak mengikuti upacara virtual di Gedung Bina Praja Kab.Demak yang di selenggarakan oleh BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), upacara virtual ini diikuti oleh Bupat, Wakil Bupati, Sekda, Asisten Sekda, Pimpinan OPD dan Camat se Kabupaten Demak. Upacara virtual dilaksanakan pada pukul 07.35 WIB yang disiarkan melalui live streaming Youtube BPIP RI.

Pembina upacara dipimpin oleh Presiden RI Ir.Joko Widodo. Pada kesempatan tersebut beliau memberikan amanat selama kurang lebih 5 menit untuk mengajak masyarakat warga negara Indonesia meneguhkan kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan tanpa membeda-bedakan kelompok, ras, golongan tertentu, melindungi segenap bangsa, serta mengajak masyarakat untuk menjaga tali persaudaraan dan saling menolong dan bergotong royong. Tak lupa Presiden juga menghimbau agar masyarakat selalu optimis bahwa bangsa Indonesia bangsa pemenang untuk setiap tantangan yg ada.(yoda/kominfo)

Bagikan