Menu Close

Ratusan Petugas Penertiban Laksanakan Apel Gabungan

Demak- Ratusan petugas gabungan terdiri Satpol PP, Polres, Kodim, Dinputaru, serta Dinperkim, BBWS PJ, BSDA propinsi melakukan apel bersama sebelum melaksanakan tugas penertiban bangunan liar. Gelar apel penertiban dilaksanakan dihalaman setda Demak, Selasa (2/6/20) dipimpin bupati HM Natsir. Adapun sasaran penertiban bangunan tanpa ijin sebanyak 18 unit yang dipergunakan untuk tempat hiburan karaoke.

Dalam pengarahanya Bupati HM Natsir mengatakan, Keberadaan tempat hiburan dan bangunan liar yang tidak memiliki ijin dirasakan mengganggu kenyamanan masyarakat dan ketertiban umum. Oleh karenanya guna menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif, perlu dilakukan tindakan penertiban.
“Di tengah pandemi wabah covid-19 ini, di mana jumlah pasien yang terpapar covid-19 terus meningkat, keberadaan tempat hiburan tak berijin dapat berpotensi memperburuk keadaan karena tidak terhindarkan adanya kerumunan massa, oleh karena itu perlu dilakukan tindakan penertiban”. Jelas Bupati.
Bupati berpesan kepada semua personil gabungan untuk melaksanakan tugas secara profesional, tegas, tidak tebang pilih, selalu gunakan etika secara sopan dan santun, serta melaksanakannya dengan protokol kesehatan.

Petugas dari PSDA propinsi Kunarto menyampaikan, penertiban tersebut sebelumnya telah diberikan surat peringatan pertama (SP I) pada 6 Mei 2020, surat peringatan kedua (SP II) pada 20 Mei 2020, dan surat peringatan ketiga (SP III) pada 27 Mei 2020 kepada 18 pemilik karaoke. ” Terdapat 18 titik bangunan yang akan ditertibkan yang berdiri tersebar di Sempadan dan Bantaran Kali Jajar, Sempadan Saluran Sekunder Werdoyo, Sempadan Saluran Pelayaran Trengguli, dan Tanah milik Provinsi Rowo Sedo” jelasnya. ( kominfo)

Bagikan