Menu Close

Meningkatkan Perekonomian Petani Garam di Tengah Pandemi Covid-19

Integrasi Pergaraman menjadi salah satu kegiatan prioritas Dinlutkan Kab. Demak dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mewujudkan swasembada garam nasional, karena melalui integrasi pergaraman diharapkan dapat meningkatkan kualitas garam dan produktifitas tambak garam rakyat.

Disamping itu integrasi pergaraman merupakan kegiatan yang berbasis Padat Karya sehingga akan banyak menyerap tenaga kerja khususnya warga setempat, Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk melaksanakan program jaring pengaman sosial dalam rangka menanggulangi dampak ekonomi akibat pandemi COVID 19.

Kamis tanggal 4 Juni 2020, dilaksanakan kegiatan pemeriksaan pekerjaan integrasi pergaraman yang berlokasi di 3 Desa yaitu : Ds. Kedung Karang, Ds. Kendalasem dan Desa Mutih Kulon ( Kec. Wedung ). Kegiatan ini dibiayai dari Anggaran Dana Tugas Pembantuan (TP)/ APBN Tahun 2020.

Pemeriksaan Pekerjaan ini di hadiri oleh Kepala Dinas Kelauatan dan Perikanan Kab. Demak Mohamad Fathkurokhman, SH, MM, Kasie Sarana dan Prasarana Bidang Perikanan Tangkap dan Kelautan Setio Hartono. SPi, Tim Teknis, Penyedia Barang dan jasa, Konsultan Perencanaan, Konsultan Pengawas dan 9 orang perwakilan petambak garam penerima bantuan program PUGaR Tahun 2020.

Kegiatan dilakukan secara bergiliran di area tambak garam pancen sae Desa Kedung Karang, tambak garam telogo Desa Kendalasem dan tambak garam Sekuning wetan Desa Mutih Kulon.
Kegiatan ini di maksudkan untuk mengetahui kondisi existing yang ada dilapangan sebelum pekerjaan fisik dimulai sekaligus menandai dimulainya pekerjaan integrasi pergaraman Tahun 2020.

Bagikan