Menu Close

Dibutuhkan Aturan Sanksi Bagi Pelanggar Protkes

Demak – Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Demak menggelar rapat evaluasi terkait penanganan pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Demak. Rabu(06/08), Bertempat di Rumah Edukasi dan Silvofisthery Kecamatan Wedung Kabupaten Demak, rapat di hadiri oleh Bupati Demak, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Ketua DPRD, Ketua Kejaksaan Negeri, Sekda, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian serta anggota Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) PMI.

 

Juru bicara gugus tugas Covid-19 Singgih Setyono di awal rapat menyampaikan, “rapat evaluasi kali ini membahas banyaknya terjadi pelanggaran protokol kesehatan, banyak masyarakat yang tidak mematuhi untuk menggunakan masker serta banyak pelanggaran PKM masih terlihat warga yang bergerombol. Dasar Perbup PKM tidak bisa diberikan sanksi kepada mereka. Namun dalam impres ada aturan yang memberikan sanksi”. Jelas Singgih.

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama, “Setiap harinya sudah melakukan pengawasan bersama-sama anggota Kodim dalam melakukan operasi penertiban bagi masyarakat yang tidak mematuhi pemakaian masker saat keluar rumah berupa sanski membaca Al Fatihah bagi yang beragama Islam dan sedangkan bagi non muslim menghafalkan pancasila”, tuturnya. ” Tetapi, tindakan tersebut tidak cukup membuat masyarakat jera dan mematuhi aturan yang berlaku”. Sehingga perlu di buatkan langkah-langkah atau aturan membuat masyarakat menjadi jera.

 

Sedangkan Komandan Kodim 0716 Letkol Arh M Ufiz menyampaikan bahwa, perlu dilakukan upaya sosialisasi di lingkungna perkampungan melalui pengeras suara di masjid atau mushola untuk mengingatkan warganya agar mematuhi protokol kesehatan. “Upaya sosialisasi tidak bisa di lakukan oleh tim gugus tugas saja namun harus ada kerja sama dan dukungan masyarakat dengan menyampaikan sosialisasi di lingkungan perkampungan melalui pengeras suara masjid atau mushola terkait kedisiplinan protokol kesehatan”.

 

Sebelum rapat evaluasi berakhir, Bupati HM Natsir menyerahkan bantuan kepada tim Sibat PMI berupa alat semprot sprayer agar digunakan untuk melakukan sterilisasi lingkungan dengan desinfektan. (Isti_Kominfo)

 

Bagikan