Menu Close

Warga Ungkapkan Rasa Syukur Dengan Doa Bersama Di Malam Tirakatan

 

Demak – Ulang tahun kemerdekaan selalu diwarnai dengan suka cita seluruh masyarakat Indonesia terutama Demak. Berbagai kegiatan diadakan untuk menyambut tahun kebebasan dari penjajahan. Seperti upacara disekolah, karnaval, lomba-lomba dan jalan santai. Tapi bagaimana keadaan nya di tengah pandemi? Apakah berbagai kegiatan akan tetap dilakukan? Melihat Demak termasuk zona merah, area terpapar penyebaran covid-19. Senin (17/08/20).
berbagai kegiatan dibatasi dalam menyambut kemerdekaan, masyarakat Demak tetap bersemangat menyambut bulan bersejarah dengan mengadakan malam tirakatan, dan syukuran dengan tahlil, doa bersama.

Kegiatan ini di lakukan dengan tujuan untuk memanjatkan syukur kepada Tuhan YME, dengan nikmat yang di berikan karena saat ini bangsa Indonesia terbebas dari penjajahan. Seperti halnya yang dilakukan salah satu warga di desa botorejo mereka dengan semangat dan penuh khidmat melaksanakan malam tirakatan.

kholis, ketua rt 6/5 Desa Botorejo saat di temui di tengah acara mengatakan, ” Syukur alhamdulillah kita semua bisa merasakan terbebas dari penjajahan. Tidak perlu kita melakukan perlawanan seperti dahulu membawa bambu kuning, tugas kita sebagai generasi yang hidup di masa sekarang tinggal meneruskan perjuangan dengan cara melakukan kegiatan yang besifat positif, saling toleransi dalam setiap perbedaan dan menjaga persatuan , dan harus belajar dengan tekun”.

“Malam tirakatan diadakan setiap tahunnya. Kami memakai rumah warga yang memiliki halaman luas, jalan masuk kampung atau jembatan kampung sebagai lokasi malam tirakat”, sambungnya.

Meskipun demikian, dalam melakukan kegiatan warga tetap matuhi protokol kesehatan dengan cuci tangan dan memakai hand sanitizer sebelum kegiatan di mulai.(kominfo)

Bagikan