Menu Close

Berkumpul Dikolong Jembatan, Anak Punk Dibina Petugas

Demak- Berpenampilan baju kumal, bertato, dan bertindik pada telinga, serta wajah lusuh rambut warna warni sudah menjadi ciri khas anak-anak punk. Mereka hidup dijalanan tanpa memikirkan masa depanya. Titik kumpul mereka kebanyakan di perempatan lampu merah, pertokoan yang tutup dan dikolong jembatan.

Beberapa anak punk disambangi babinsa dari koramil Sayung saat berkumpul dibawah jembatan Purwosari Sayung. Keberadaan mereka dibawah jembatan membuat warga risih dan melaporkan pada
Petugas Babinsa Purwosari Serda Yatno. Dalam menindak lanjuti laporan dan antisipasi potensi gangguan anggota babinsa memberikan teguran dan pembinaan kepada mereka.

Danramil 11/Sayung Kapten Inf Triyono mengatakan , banyaknya
anak yang tidak sekolah dan memilih menjadi anak punk harus ditangani sedini mungkin bersama dinas terkait.
“Karena hal tersebut bisa merusak generasi penerus bangsa. Dengan adanya pembinaan dan penyuluhan ini diharapkan anak-anak punk bisa sadar dan kembali untuk kembali ke rumah untuk berkumpul dengan keluarga,” tandas Kapten Triyono, Selasa (1/9/20).( kominfo/pendim)

Bagikan