Menu Close

Polsek Mranggen Optimalkan Bhabinkamtibmas Putus Mata Rantai Covid-19

Polres Demak News – Seiring pemberlakuan kembali PSBB di DKI Jakarta, jajaran Polres Demak khususnya Polsek Mranggen mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 yang dimungkinkan dibawa warga dari luar kota atau ibukota.

Selain terus melakukan sosialisasi, para bhabinkamtibmas diminta untuk berkoordinasi dengan aparatur desa melakukan pendataan dan edukasi kepada warganya tertib lakukan 3 M untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang semakin berkembang tidak hanya di ibu kota tetapi sampai di pedesaan.

Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan untuk kembali memberlakukan pembatasan sosial berskala besar PSBB diantisipasi oleh beberapa daerah, salah satunya Kabupaten Demak, karena banyaknya warga demak yang mencari nafkah di ibukota menjadi perhatian khusus jajaran polres demak, khususnya polsek mranggen.

Lebih dari 15 persen warga mranggen yang kerap keluar masuk ibukota, untuk mengantisipasi paparan virus covid 19 di wilayah mranggen, Kapolsek Mranggen, Iptu M. Sigit Hadi Kiswanto, SE memerintahkan para babhinkamtibmas untuk melakukan deteksi dini di wilayah binaan dengan melakukan pendisiplinan bagi warga yang sedang melakukan aktifitas di luar rumah.

“Kami optimalkan peran Bhabinkamtibmas di desa untuk putus mata rantai penyebaran covid-19,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, para bhabin juga di perintahkan untuk terus berkoordinasi dengan pihak desa, bahkan hingga tingkat rt agar tidak kecolongan dan muncul kasus penyebaran covid 19 baru di wilayah binaannya. Seperti yang di lakukan Aipda Khoeron Bhabinkamtibmas desa Brumbung bersama rekannya melakukan penertiban di lingkungan Masjid desa Brumbung Kecamatan Mranggen Demak. Jum’at (18/09/2020)

Selain mengoptimalkan kinerja babhinkamtibmas, Kapolsek Mranggen juga terus melakukan patroli guna menyadarkan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan di tengah aktivitas warga masyarakat.

“dengan demikian, di harapkan, angka kasus terkonfirmasi covid 19 di wilayah mranggen yang tidak lain sebagai kecamatan dengan penduduk terbanyak di kabupaten demak bisa terus di tekan,” pungkasnya. (kominfo/polres)

Bagikan