Menu Close

Dinkominfo Sosialisasikan Hallo Demak

 

Demak – Sosialisasi Hallo Demak dan SP4N LAPOR dilakukan oleh Dinkominfo dengan melakukan siaran langsung melalui melalui frekuensi 104.8 FM Radio Suara Kota Wali. Acara talkshow yang di kelas dalam program Ngobrol atau Ngobrol Bersama, Kamis (24/09/20).

Program acara Ngobros menghadirkan narasumber Kabid Insand, Harso Gutomo dan Kasi Sistem Program dan Aplikasi, Andi Kurniawan. Sedangkan host acara, dipandu oleh Puput. Siaran langsung yang di udara kan selama 60 menit berlangsung dari pukul 15.00 hingga pukul 16.00 bertemakan pemanfaatan media layanan pengaduan dari masyarakat atas pelayanan publik di Kabupaten Demak.

Pada kesempatan tersebut Harso Gutomo menyampaikan,
” Kita telah memiliki Program laporan masyarakat terhadap pelayanan publik, disini masyarakat bisa mengungkapkan kendala atau problem saat mengurus keperluanya, atau melaporkan fasilitas umum yang rusak atau hal lain”.

” Dengan melaporkan pada tempat yang benar pada program ini akan segera bisa ditindak lanjuti oleh pemkab, dan segera mengambil tindakan untuk penangananya. Ada empat saluran pelaporan yakni dengan SMS ketik “HALLO DEMAK” Kirim ke nomor 1708, kemudian mendaftar melalui website hallodemak.lapor.go.id , lalu menggunakan Aplikasi Sp4n Lapor yang harus di unduh dari play store/ appstore dan juga melalui face book/ twiter” ungkap Harso.

Sebelum acara berakhir, pendengar RSUD diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan via telpon maupun WA. Dalam pesan WA yang disampaikan oleh Wahid menanyakan tentang keluhannya terhadap menyebarnaya informasi hoax.

Menanggapi pertanyaan tersebut Andi Kurniawan menjelaskan, bahwa OPD yang menerima laporan bisa melakukan klarifikasi kepada sumber berita atau lembaga terkait. Kemudian masyarakat juga harus bisa memilah atau menseleksi terhadap informasi yang diterimanya. Di harapankan masyarakat tidak langsung turut menyebar luaskan berita atau informasi yang belum di ketahui kebenarannya.

Dengan langkah tersebut akan mengeliminir peredaran informasi hoax.(kominfo/rd/ist).

 

Bagikan