Menu Close

Pemkab Demak Lakukan Kerjasama Terkait PSDKU

Demak – Pemkab Demak menerima kunjungan tim struktural Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Pertemuan yang di lakukan di Pendopo Kabuten Demak dihadiri oleh Bupati Demak HM Natsir, Sekda, Asisten II, Asisten III, Dindikbud, Dinkominfo, Tim PNJ dan Tim AKN Demak,  Jum’at (25/09/20).

 

Dalam kunjungan tersebut tim PNJ akan melakukan Kerjasama terkait Persiapan Program Studi Diluar Kampus utama (PSKDU) PNJ.Ketua Teknik Jurusan Teknik Mesin, Muslimin menyampaikan , tidak ada perbedaan  dari induk, baik dalam segi kurikulum dan peralatan  tetap menjaga kualitas.

 

“Jadi meskipun tempat belajarnya berbeda yang satu di Jakarta dan satunya di Demak, tapi dari segi kurikulum dan peralatan tetap sama, kami akan menjaga kualitas”, ujar Muslimin.

 

Mulyo Utomo, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan menjelaskan, sesuai kebijakan dari Kementrian untuk tahun 2020 seluruh AKN di Indonesia sudah di tutup dan di ganti dengan PSDKU. Di Demak sendiri ada 2 program lanjutan yang akan di adopsi menjadi PSKDU yakni, D4 atau sarjana terapan MICE (Jasa Pariwisata) dan D3 Teknik Mesin.

 

“Nantinya ada 2 program yang diadopsi dari AKN yaitu D4 jurusan Pariwisata dan D3 Jurusan Teknik mesin”,ucapnya.

 

“ Jadi mulai tahun 2020 sampai 2021, PSDKU Demak akan membuka pendaftaran. Dan untuk PSKDU ini dari kampus Politeknik Negeri Jakarta . jadi ini sama dengan PNJ meskipun di Demak,  tapi kurikulumnya sama, perangkatnya sama”,jelasnya.

 

Setelah pendaftaran di buka pihaknya mengaku akan membuka kelas regular  yaitu, 1 kelas Teknik Mesin dan 1 Kelas Mice dengan target minimal mahasiswa 3o sampai 35.

 

“Jika kedepannya kelas mengalami perkembangan, kita akan tambah lagi target mahasiswanya”, tambah Mulyo.

 

Mengakhiri sesi wawancara, Mulyono menyampaikan, dengan adanya PSDKU di harapkan tidak menciptakan pengangguran baru. Lulusan akan disalurkan ke dunia-dunia usaha yang ada di Demak.

“Intinya kita akan membangun dunia usaha dan dunia indsutri yang ada di Demak . Jadi kita akan memberikan layanan seperti apa yang masyarakat butuhkan”,pungkasnya.(kominfo/ist)

 

Bagikan