Menu Close

Tim SPDP Lakukan Penegakan Perbup No.68 Tahun 2020

Demak – Upaya penegakan Perbup No.68 Tahun 2020 terus di lakukan tim SPDP (Satuan Penegak Protokol Kesehatan) Covid-19. Dengan tujuan agar warga mematuhi imbauan pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan memakai masker saat di luar rumah.

Tim SPDP Dinas Komunikasi Informatika dan Dinnakerind, serta Forkopimcam Mijen, Satgas Kecamatan, TNI Koramil Mijen dan Kepolisian sektor setempat melakukan operasi yustisi masker di perbatasan jalan raya Mijen dan Jepara, Selasa (29/09/20).

Dalam operasi tersebut banyak di temui warga yang melanggar peraturan, sehingga petugas SPDP mengambil tindakan tegas dengan memberikan sanksi push up, menghafal pancasila atau membaca surat al-fatihah.

Camat Mijen, Ungguh Prakoso menyampaikan,“warga cenderung menyepelekan bahaya keberadaan Covid-19 saat ini, sehingga mereka masa bodo dengan tidak mematuhi protkes yang telah diwajibkan pemerintah, seperti memakai masker saat keluar rumah”.

“Saat operasi banyak di temukan warga yang membawa masker, dalam artian mereka hanya membawa saja dan tidak di pakai. Hanya di taruh di dalam kantong baju”, ujarnya.

Meskipun saat ini Demak masih dalam kondisi berstatus zona merah penyebaran Covid-19, namun masyarakat masih mengabaikan seolah beranggapan virus korona sudah hilang.

Tim Spdp Dinkominfo Rudy menambahkan, Banyak warga yang beranggapan era new normal adalah keadaan yang sudah normal.
” Harusnya mereka sadar bahwa kondisi normal namun dengan membiasakan diri bermasker dan membudayakan protkes dalam keseharian, ” Jelas Rudy.

Dengan diberlakukanya perbup no 68 thn 2020 dan di tindak lanjuti dengan operasi yustisi masker. Serta pemberian sanski bagi pelanggar, diharapkan masyarakat menjadi jera sehingga akan mematuhi aturan pemerintah perihal protokol kesehatan. (kominfo/ist/rdy)

Bagikan