Menu Close

Corak Batik Demak Mencerminkan Khas Potensi dan Budaya

Demak – Batik merupakan salah satu seni asli Nusantara sekaligus media promosi untuk mengenalkan budaya daerah. Karya seni batik biasanya mencerminkan identitas daerahnya. Seperti halnya batik Solo dan Pekalongan sudah dikenal masyarakat sejak dulu karena memiliki corak dan ciri khas tersendiri.

Tak kalah berkompetisi di dunia batik, batik Demak juga memiliki motif yang mencerminkan budaya dan potensi daerah. Corak khas batik Demak tidak dimiliki daerah lainya, untuk kwalitaspun tak kalah dengan produk dari daerah lain.

Salah satunya produk milik Anik pengrajin batik Demak’an dari UP PKS (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera) Kembang Mlati yang beralamat di Desa Mlati Harjo Kecamatan Gajah. Batik yang di produksi memiliki corak demak seperti belimbing, jambu, masjid, sisik ikan dan bledek atau petir.

Motif petir terinspirasi dari pintu petir yang ada di masjid agung demak, yang menggambarkan cerita ki Ageng Selo.
“Batik kami belum memiliki brand hanya dikenal melalui UP PKS Kembang Mlati”, ungkap Anik, kamis( 1/10/20).
“Awal mula produksi batik ini karena desa kami merupakan desa wisata edukasi sehingga kami ingin mengembangkan batik tersebut. Kami memproduksi 2 jenis batik yakni batik cap dengan harga minimal 125.000 dan batik tulis minimal harga 250.000”,tambahnya.

Anik menambahkan di tengah pandemi saat ini penjualan batik mengalami penurunan drastis, tetapi pihaknya tetap memproduksi dengan jumlah yang besar karena batik merupakan barang yang tidak mudah basi dan bisa di timbun. Sehingga dari kelompok UP PKS Kembang Mlati miliknya memanfaatkan media online untuk pemasaran.

Anik berharap dengan keikutsertaanya menjadi peserta pameran UMKM yang di adakan Pemkab Demak,usaha batik Demak yang digeluti kelompoknya semakin di kenal di seluruh wilayah.(kominfo/ist/rd)

Bagikan