Menu Close

Angka Stunting Tinggi , Refresing Kader Posyandu

Demak – Dalam rangka melaksanakan Perbup Nomor 29 tahun 2019 mengenai rencana aksi daerah penanggulangan stunting tahun 2019 -2021, Dinpermades P2KB melakukan Refresing Kader Posyandu Peduli Stunting di Pendopo Kabupaten Demak, Jumat (09/10/20). Undangan yang hadir pada acara tersebut dari Dinkes, PKK, Dikbud dan 146 anggota kader posyandu.

Saat di temui di tempat acara Kasi Aparatur dan Kelembagaan Desa, Yusuf Arifin menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk penurunan angka stunting di Kabupaten Demak serta Sinkronisasi program dalam rencana aksi daerah.

“Jadi tujuannya untuk menurunkan angka stunting di Demak. Acara ini di gelar 4 hari secara pertahan dimulai pada tanggal 7 oktober, hal ini di lakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan mengingat saat ini masih masa pandemi”,ungkapnya.

Sampai saat ini kasus stunting pada balita masih terjadi di Wilayah Kabupaten Demak sehingga dapat menghambat upaya peningkatan Kesehatan masyarakat dan pembangunan kualitas sumber daya manusia.

Berdasarkan data DKK tahun 2020, angka stunting di Demak berjumlah 407 tersebar di 7 Kecamatan (Guntur, Wonosalam, Dempet, Demak, Bonang, Gajah dan Karangawen) dan 10 desa (Guntur, Sidomulyo, Kedungori, Donorejo, Kembangan, Betahwalang, Gedangalas, Boyolali, Sambiroto dan Bumirejo)

Kadinpermades P2KB, Daryanto mengatakan, “Kami masih melakukan upaya untuk menurunkan angka stunting dengan berbagai program yaitu desa akan diberi dana PMT (Pemberian Makanan Tambahan) pada setiap anak sejumlah Rp. 10.000 setiap harinya selama 120 hari dan akan diberikan pelatihan menu-menu bergizi”.

Daryanto menambahkan, pihaknya berharap dengan adanya kegiatan ini pengetahuan kader posyandu dapat meningkat dalam penanganan stunting.

“Untuk setiap kader akan di berikan apresiasi berupa honor selama 4 bulan, sebagai penyemangat tugas mereka” Pungkas Daryanto. (kominfo/ist/rd)

Bagikan