Menu Close

Ciptakan Kondusifitas Daerah Terkait UU Cipta Kerja

Demak- Kapolres Demak AKBP Andhika Bayu Adittama dan Dandim Letkol Arh M Ufiz meminta para mahasiswa di Demak hendaknya tidak terprovokasi atau terpengaruh berita hoaks terkait Undang undang cipta kerja. Apalagi sampai melakukan tindakan anarkis dan perusakan yang merugikan berbagai pihak dan palakunya sendiri.

Hal ini disampaikan didepan para mahasiswa Demak yang tergabung dalam BEM Unisfat Demak, BEM AKN Demak, BEM STAI IC, Pengurus PMII Kab. Demak, Pengurus HMI Demak, Pengurus HIMA Undip Demak di Reinz Cafe, Jumat(23/10/20) .

Menurut Kapolres, Aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (Omnibus Law) di beberapa kota yang berlangsung dengan tindakan anarkis dan perusakan memberikan image yang negatif terhadap mahasiswa. Sehingga diperlukan kewaspadaan apabila ada profokator yang menyusup untuk memancing kerusuhan.
” Untuk menciptakan situasi kondusif kami dari Polres dan Kodim Demak mengajak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Demak untuk menjaga situasi yang kondusif, aman, tertib dan damai “. Jelas kapolres.

“Saya berterima kasih kepada para mahasiswa Demak yang membantu pihak kepolisian, khususnya Polres Demak dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman di masa pandemi covid-19,” ujarnya.

Sementara, Dandim 0716/Demak Letkol Inf. Mohammad Ufiz mengatakan, TNI – Polri adalah unsur negara yang paling bisa bersinergi yang bertugas hanya untuk melindungi Aset Negara, jangan sampai para Mahasiswa ikut terperangkap dalam aksi turun di jalanan

“Masa depan Mahasiswa masih sangat panjang, banyak contoh warga Demak yang sudah sukses sampai mempunyai perusahaan sendiri, jadikan mereka tauladan bagi kalian,” Ujar Dandim. (Kominfo/res).

Bagikan