Menu Close

AKN Demak  Lakukan Prosesi Pelepasan 37 Mahasiswanya

Demak – Pelepasan wisuda kali ini merupakan angkatan ke IV atau yang terakhir. Karena sesuai kebijakan tahun 2020 seluruh AKN di Indonesia di tutup dan di ganti PSDKU (Program Studi Diluar Kampus utama).

 

Tidak seperti biasanya, pelepasan kali ini tepat di masa pandemi Covid-19 untuk itu dalam pelaksanaannya harus mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan memakai hand sanitizer.

 

Hal tersebut disampaikan Trisyono Koordinator AKN (Akademi Komunitas Negeri) Demak PDD ( Program studi Di luar Domisili) PNJ (Politeknik Negeri Jakarta ) dalam sambutan Pelepasan Mahasiswa Program Diploma II Politeknik Negeri Jakarta PDD Akademi Komunitas Negeri Demak yang dilaksanakan di Hotel Amatis Demak, Sabtu (07/11/20).

 

Ada 37 mahasiswa yang akan diwisuda  yang terdiri dari Prodi Desain Grafis 24 orang , Prodi Teknik Kendaraan Ringan 5 orang dan Prodi Jasa Pariwisata 8 orang.
“Sebelumnya ke 37 mahasiswa sudah diwisuda secara online pada tanggal 24 Oktober oleh Direktur PNJ”, ujarnya dihadapan peserta  wisuda, Civitas AKN Demak dan tamu undangan.

 

Dijelaskan dalam sambutannya Trisyono mengungkapkan, usulan program PSDKU telah mendapatkan persetujuan dan difasilitasi oleh Pemkab Demak. Untuk itu pada tahun 2020 sampai 2021 akan membuka pendaftaran, dengan 2 program lanjutan yang akan di adopsi menjadi PSKDU yakni, D4 atau sarjana terapan MICE (Jasa Pariwisata) dan D3 Teknik Mesin.

 

Bupati Demak HM Natsir  menyampaikan, “Sebuah prosesi wisuda bukanlah akhir dari tahapan proses pencarian ilmu pengetahuan, akan tetapi merupakan tahapan awal dari proses pegembangan ilmu pengetahuan. Semoga yang kita dapatkan hari ini bisa berguna untuk Negara, keluarga dan agama”.

 

Mulyo Utomo, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan  menambahkan, pihaknya berharap keahlian yang sudah didapatkan wisudawan dapat diaplikasikan ke masyarakat. Keahlian yang diperoleh dapat digunakan di dunia usaha dan dunia industri untuk mengembangkan ilmunya.

 

“Harapan kedepannya mereka  dapat mengamalkan ilmu yang didapatkan di AKN dan mereka juga merasa apa yang didapatkan dapat di gunakan”, pungkasnya. (kominfo/ist/rd).

Bagikan