Menu Close

Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan Buat Pernyataan Tertulis

DEMAK – Gelar apel persiapan pelaksanaan kegiatan Operasi Non Yustisial Razia Masker dilaksanakan di halaman Mapolsek Wedung, Senin (16/11/20). Apel gabungan operasi yustisi tersebut melibatkan Unsur TNI dari Koramil 5 personil, Satpol PP 15 personel dan Polisi 15 personil dari polsek setempat.

Dalam apel tersebut, waka polsek wedung Ipda Sutrisno selaku pimpinan apel mengatakan, tim bertugas untuk menegakkan perbup nomor 68 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan.
” Perbup ini wajib ditegakkan sebagai uoaya pencegahan dan pengendalian covid-19 di wilayah Demak. Sedangkan lokasi kita tentukan di pertigaan ponco kec wedung demak yang merupakan jalur utama masyarakat untuk ke kabupaten dan kecamatan tetangga” Kata waka polsek.

Selain itu dasar pelaksanaan yustisi juga berdasar pada Keputusan Bupati Demak Nomor 440.1/310 Tahun 2020 tentang Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di Kabupaten Demak, tambahnya.

Dari hasil giat yustisi yang dilakukan disimpang pertigaan tersebut mencatat puluhan pelanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker saat aktifitas diluar rumah

” Dari catatan kami ada pelanggar sebanyak 37 orang terdiri, 29 pria dan 8 perempuan. Dan mereka kami berikan sangsi Membaca Surat Pendek 13 orang,
Mengucapkan Pancasila 23 orang, Menyanyikan lagu nasional 1 orang kepada mereka kita wajibkan membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulanginya dan ditandatangani bersangkutan” Jelas Sutrisno.

Rumiatun seorang pelanggar yustisi yang terjaring mengaku malu, dia terjaring tanpa mengenakan masker karena lupa.
” Saya malu pak dihukum mengucap pancasila, sebab dilihat banyak petugas dan warga yang lewat, untuk selanjutnya saya tidak lupa lagi dan akan terus saya ingat untuk memakai masker” Ucapnya saat menandatangani pernyataan di depan petugas. (Kominfo/ rd).

Bagikan