Menu Close

Baznas Targetkan 4,7 milyar Untuk Perolehan ZIS Tahun Ini

Demak – Pengumpulan zakat secara efektif memiliki andil besar dalam upaya pengentasan kemiskinan. Terbukti pada tahun 2015 angka kemiskinan di Kabupaten Demak mencapai 14, 60 %. Dan pada tahun 2019 turun menjadi 11, 85 %. Sedangkan target yang ingin dicapai dalam RPJMD tahun 2015-2021 adalah 8, 60 %.

“Sebelumnya kita sangat yakin untuk menurunkan angka kemiskinan sesuai dengan target. Akan tetapi sekarang hal Ini agak sulit, karena pandemi korona yang melanda negeri ini membawa dampak yang besar bagi perekonomian”.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Demak Joko Sutanto dalam sambutannya pada acara Rapat Kerja Baznas Kabupaten Demak Tahun 2020 dalam rangka Meningkatkan Kinerja dan Optimalisasi Pengelolaan Zakat, Infaq, Sedekah dan Dana Sosial Keagamaan Lain (ZIS, DSKL).

Acara yang dilaksanakan di Hotel Amatis, Senin (23/11/20) dihadiri Wakil Bupati Joko Sutanto, Sekda Demak Singgih Setiyono, Ketua MUI Demak Asyiq, serta perwakilan TNI-Polri.

Joko Sutanto menyampaikan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di bulan November 2020 telah berhasil memperoleh zakat infaq dan sodaqoh (ZIS) sebesar 4 milyar 137 juta 408 ribu 312 rupiah. Dengan rincian, zakat sebesar 1 milyar 688 juta 408 ribu 97 rupiah, infaq dan sodaqoh sebesar 2 milya 448 juta 508 ribu 215 rupiah.

Kesulitan yang dihadapi saat zakat yaitu selama zakat belum terkumpul di baznas. Zakat yang terkumpul di masing-masing desa dan kecamatan masih terkotak-kotak belum menyatu ke Bazda (Balai Zakat Kabupaten Daerah).

Sementara itu, Ketua BAZNAS Demak Bambang Soesetiarto menyampaikan bahwa target perolehan zakat, infaq dan sodaqoh (ZIS) untuk tahun 2020 adalah 4, 7 milyar. Dan sampai saat ini telah terkumpul lebih dari 4,1 milyar rupiah.
“Kita akan terus berupaya mengoptimalkan keberadaan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di kecamatan agar berkoordinasi dengan desa-desa, agar target dapat tercapai”, ungkapnya.

Dengan adanya BAZNAS sebagai pengelola zakat, infaq dan sodaqoh diharapkan bisa lebih mudah mengajak masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat. Pihaknya sangat optimis, bahwa target akan bisa dicapai mengingat mayoritas warga demak beragama Islam dan tahu akan kewajiban berzakat.

Bambang Soesetiarto menambahkan, bahwa untuk target ZIS pada tahun 2021 sebesar 5 milyar dengan rincian perolehan zakat sebesar 2 milyar sedangkan untuk infaq dan sodaqoh sebesar 3 milyar. (kominfo/ist)

Bagikan