Menu Close

KPU Pastikan Pandemi Covid-19 Tidak Berpengaruh Terhadap Partisipasi Pemilih

Demak – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati 9 Desember medatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak optimis mencapai partisipasi pemilih. Meski penyelengaraan pesta demokrasi di tengah pandemi Covid-19, tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendongkrak partisipasi pemilih, diantaranya dengan melakukan pertemuan daring dengan berbagai komunitas dan kelompok masyarakat, penyebaran informasi melalui media cetak, radio dan televisi serta melakukan kerja sama dengan beberapa operator seluler untuk mengirimkan pesan singkat kepada warga pemilih di Demak.

Ketua KPU Kabupaten Demak Bambang Setya menyampaikan, karena sosialisasi tatap muka masih dibatasi untuk itu KPU Demak memanfaatkan tahapan pemilu seperti pencocokan dan penelitian (coklit) pemilih dan pembagian formulir undangan ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Kami memanfaatkan internet untuk media penyampaian pesan Pemilu untuk menyasar kalangan anak muda serta pemilih pemula, karena kalangan tersebut pengguna aktif internet. Saya fikir langkah ini akan berhasil. Sedangkan untuk masyarakat pinggiran dan kelompok tertentu dengan melakukan tatap muka serta memberikan informasi lewat penyelenggara”, Kata Bambang, Kamis (03/12/20).

“Pada pemilu 9 Desember ini KPU optimis dapat mencapai target partisipan minimal 77,5%”, lanjutnya.

Beberapa komentar warga tentang pelaksanaan Pilkada di tengah pandemi mengatakan tidak masalah, sebab mereka sudah mengetahui bahwa pihak penyelenggara dalam hal ini KPU telah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di TPS.

Seperti halnya dikatakan Indah warga Desa Betokan Kecamatan Demak mengatakan, dirinya tetap akan berpatisipasi untuk menyalurkan hak pilihnya meski di tengah pandemi Covid-19.

“Saya tetap datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilih saya. Saya rasa pandemi bukan menjadi alasan, selama kita tetap mematuhi protokol kesehatan, itu tidak akan jadi masalah”,ungkapnya.

Senada diungkapkan Kartono warga Desa Botorejo Kecamatan Wonosalam mengatakan, ”Inilah adalah sebuah kewajiban bagi warga negara untuk mendatangi TPS untuk melakukan hal pilihnya. Karena dengan memilih berarti kita turut menentukan pimpinan daerah yang akan membawa kemajuan Kabupaten Demak”.

Diketahui Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Demak Tahun 2020 diikuti oleh 2 pasangan calon. Pasangan nomor urut-1 yaitu Estianah – Ali Mahsun sedangkan pasangan nomor urut 2 Mugiyono – Gus Bad. (kominfo/ist/rd)

Bagikan