Menu Close

Babinsa Jragung : Beda Pilihan Dalam Pilkada Itu Biasa, Tetap Jaga Kerukunan Dalam Kebhinekaan

Demak- Anjangsana ke Desa Binaan adalah sarana yang efektif dilakukan oleh seorang babinsa dalam berinteraksi secara langsung atau menjalin komunikasi (Komsos) dengan masyarakat diwilayah teritorialnyaseperti halnya yang dilakukan oleh Serka Masrokin Babinsa Desa JragungKoramil 13/Karangawen Kodim 0716/Demak. Kamis 10/12/2020.

Serka Masrokin menuturkan dengan komunikasi sosial yang dilaksanakan bersama masyarakat di Desa Binaan dapat menyampaikan berbagai informasitermasuk dapat memberikan himbauan secara langsung kepada masyarakat tentang penerapan disiplin protokoler kesehatan terkait pencegahan penyebaran covid-19, “masa pandemic belum berrakhir, mari kita terus bersama-samaberupaya mencegah penyebaran virus corona masuk ke wilayah kita. Ucapnya.

Dalam kesempatan komsos ini juga babinsa Serka Masrokin juga menghimbau kepada warga untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah usai pelaksanaan pesta demokrasi yaitu pemilhan Kepala daerah ( Pilkada) kabupaten Demak. Tak jarang untuk menjatuhkan citra pesaing. Suhu politik menjadi panas. Apalagi tensi masyarakat, terutama pendukung peserta pilkada saat pesta demokrasi biasanya juga meninggi, sehingga rawan gesekan.

Babinsa meminta masyarakat untuk bersma-sama menjaga suasana kondusif usai Pilkada. Pilkada merupakan momen untuk mencari pemimpin. Bukan menjadi wadah untuk berpecah belah dan bermusuhan. “Beda pendapat, beda pilihan itu biasa. Jangan karena berbeda ini membuat kita saling bermusuhan. Gara-gara berbeda ini pertemanan jadi rusak. Jangan seperti itu. Itu namanya tidak bijaksana dalam berpolitik,” ujar Serka Masrokin.

Berbeda itu hal yang biasa,”. Jangan sampai gara-gara berbeda pilihan ini yang tadinya teman jadi bermusuhan, tidak bertegur sapa dan malah saling ribut. Bahkan, antara sesama keluarga juga bertengkar. “Ini yang harus diperbaiki. Biarlah berbeda pilihan. Namun, jangan ciptakan permusuhan karena perbedaan. Kenapa meributkan perbedaan kalau kita bisa hidup rukun dan damai dalam sebuah kebhinekaan,” tandasnya. (kominfo/dim)

Bagikan