Menu Close

Hindari Kesalahan, Pemkab Demak Latih Ketrampilan Pengelolaan Aset

Demak – Sebagai upaya mencermati dan menindaklanjuti penilaian dari BPK mengenai pengelolaan aset di Kabupaten Demak, Pemkab Demak gelar Diklat Pengelolaan Aset Daerah Kabupaten Demak Tahun 2020 di Kantor BKPP, Kamis (10/12/20).

Acara yang dilasaknakan dari tanggal 10 sampai 16 Desember 2020 diadakan secara langsung dan live youtube. Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Demak Joko Sutanto, Sekda Demak Singgih Setyono, Para Asisten Pemerintahan, Kepala BKPP Hadi Waluyo, serta diikuti 164 peserta yang dibagi 2 gelombang, yaitu gelombang I dengan peserta OPD dan Kecamatan sedangkan pada gelombang II dari UPTD Puskesmas dan Korwil Dikbud Se-Kabupaten Demak.

Kepala BKPP Hadi Waluyo mengatakan, pihaknya berharap dengan kegiatan diklat dapat memberikan ketrampilan kepada para pengelola barang sehingga dapat menyusun laporan pemanfaatan penggunaan dan pencatatan barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Out put dan out come harus dapat dicapai dalam bentuk penyusunan laporan keuangan yang benar dan bisa berjalan dengan baik”, ujarnya.

Dijelaskan pula, manfaat dari pengelolaan aset yaitu agar terwujudnya ketertiban administrasi mengenai kekayaan daerah , baik menyangkut inventarisasi tanah dan bangunan, sertifikasi kekayaan daerah, penghapusan dan penjualan aset daerah. Selanjutnya dapat tercipta efisiensi dan efektivitas penggunaan aset daerah, pengamanan aset daerah serta tersedianya data atau informasi yang akurat mengenai jumlah kekayaan daerah.

Sementara Wakil Bupati Joko Sutanto dalam sambutannya menyampaikan, ketrampilan para pengelola barang harus diasah dan semakin ditingkatkan. Mengingat pada awal tahun ada pemeriksaan keuangan dari BPKP Jawa Tengah.

Kesalahan yang sering terjadi yaitu pada saat pencatatan aset daerah.
“Sebisa mungkin hindari terjadinya kesalahan dalam pencatatan. Saya harap petugas lebih teliti dalam melakukan pencatatan tidak hanya ada out put saja, tetapi harus ada out come yang jelas dan bisa dipertanggungjawabkan”,ungkapnya (kominfo/ist)

Bagikan