Menu Close

Sosialisasi Keamanan Informasi dan Peluncuran Aplikasi siMAYA

DEMAK – Dinas Komunikasi dan Informatika Demak mengadakan kegiatan Sosialisasi Keamanan Informasi dan Program Kerja Persandian serta Peluncuran Aplikasi siMaya. Acara digelar pada Rabu (26/4) di Gedung Bina Praja Kabupaten Demak. Acara menghadirkan narasumber Dr. Hasyim Gautama, Kasubdit Apilkasi Layanan Kepemerintahan Direktorat e-Government Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Ary S. Bramono, Kasubdit Akreditasi dan Sertifikasi Lembaga Sandi Negara. Bupati Demak HM. Natsir hadir sekaligus membuka acara tersebut.

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di era sekarang sudah menajdi kebutuhan yang sangat penting di semua aspek kehidupan. Terutama di lingkungan pemerintahan, TIK sangat berperan dalam membantu efisiensi dan akuntabilitas pelaksanaan program kerja pemerintah. Namun di sisi lain, TIK juga bisa merupakan ancaman jika tidak didukung oleh sistem keamanan informasi yang memadai. Untuk itu perlu adanya pemahaman bahwa semua urusan pemerintahan yang memanfaatkan TIK, tiap aparatur pemerintah harus memakai aplikasi resmi milik pemerintah.

“Saya berharap nantinya seluruh aparatur pemerintah Kabupaten Demak mampu mewujudkan pelayanan dan pengamanan informasi sesuai undang-undang yang menjadi dasar implementasi di lapangan dalam tugas kedinasan sehari-hari,” pesan Bupati.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 menjelaskan bahwa fungsi persandian tidak terbatas hanya kirim dan terima surat atau berita sandi saja, namun juga sebagai pengamanan informasi. SDM persandian di Kabupaten Demak saat ini belum memiliki kompetensi yang memedai untuk mengamankan informasi berbasis IT. Hal itu merupakan tantangan berat, mengingat saat ini teknologi yang mengarah ke panyadapan informasi semakin canggih.

Pada kesempatan yang sama Bupati juga meluncurkan Aplikasi siMaya sebagai aplikasi perkantoran yang akan digunakan di tiap OPD Kabupaten Demak. Melalui aplikasi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja, serta tertib administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak. Aplikasi siMaya ini juga menjadi pintu gerbang Demak menuju Smart City.

Smart City menjadi  pintu masuk  pembangunan wilayah yang jauh kedepan sekaligus menjual potensi  daerah. Membangun kota memang begitu rumit, namun bukan berarti tidak bisa. Kalau kita berusaha keras, semua pemangku kepentingan bersinergi maka menjadikan  smart city itu akan lebih mudah,” tegas Bupati. *

Acara sosialisasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bimbingan teknis Aplikasi siMaya di hari keduanya.(media center)