Menu Close

Peluncuran ATCS Oleh Bupati Demak

DEMAK – Sekarang ini permasalahan lalu-lintas berupa kemacetan terutama di persimpangan jalan, tidak hanya terjadi di kota-kota besar. Posisi Kabupaten Demak yang berada di jalur pantura, juga mengalami permasalahan yag sama. Kemacetan lalu-lintas biasanya terjadi pada saat jam sibuk, baik pagi, siang maupun sore hari. Ini akibat dari meningkatnya jumlah kendaraan yang ada.

ATCS (Area Traffic Control System) merupakan teknologi cerdas untuk mendukung manajemen transportasi dengan pemanfaatan teknologi untuk membangun sistem informasi dan manajemen transportasi secara otomatis. Tujuan sistem ini adalah untuk mengintegrasikan pengguna jalan dengan sistem transportasi dan kendaraan melalui penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. ATCS bukan hanya sekadar sebagai alat monitoring, tetapi sistem ini bisa lebih fleksibel untuk melakukan langkah-langkah antisipatif dan reaktif terhadap kondisi lalu-lintas di lapangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Demak HM. Natsir pada acara peluncuran Area Traffic Control System (ATCS) di Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Rabu (21/6). Turut hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Drs. Joko Sutanto, Sekda dr.Singgih Setyono, M.Kes, jajaran forkopimda dan kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak.

Teknologi ATCS ini diharapkan tidak hanya mampu menjawab permasalahan transportasi semata, namun juga dapat meningkatkan keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Sehingga diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Demak. Mengingat di jalur pantura Demak banyak melintas kendaraan besar dan bertonase.

“Saat ini di Kabupaten Demak telah ada tiga titik simpang yang dikendalikan oleh sistem ATCS, yakni Simpang Tiga SMPN 1 Demak, Simpang Tiga Bogorame dan Simpang Empat Jogoloyo. Padahal di Kabupaten Demak terdapat 8 simpang yang ber-traffic. Saya minta kedepan seluruh simpang yang ber-traffic dapat dikendalikan oleh sistem ATCS. Termasuk beberapa titik simpang yang sudah terpasang CCTV. Sehingga nantinya dapat mengurai berbagai masalah transportasi yang terjadi,” kata Bupati.

ATCS sangatlah penting karena tidak hanya berfungsi mengatur waktu sinyal di persimpangan secara responsif dan terkoordinasi saja, namun juga memantau lalu lintas di persimpangan. Sehingga dapat membantu penyelesaian kasus lakalantas yang terjadi di persimpangan karena di ATCS terdapat rekaman lalu lintas. Selain itu, juga memberikan prioritas lampu hijau di persimpangan bagi kendaraan darurat.

Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Demak, Dra.Tri Wahyu Hapsari, MM. menyatakan bahwa Dinas Perhubungan telah memasang CCTV pada 7 titik lokasi rawan kemacetan dan kecelakaan, yaitu di Pasar Sayung, Pasar Buyaran, Pasar Karangawen, Pasar Mranggen, Pasar Bintoro, Pasar Wonopolo Dempet dan Simpang Enam Demak. Dikatakan juga bahwa Dishub Demak akan memasang 25 CCTV pada tahun 2018, yaitu di Simpang Empat Botorejo, Simpang Tiga Kracakan dan ruas-ruas jalan strategis lainnya yang sekaligus dikendalikan dengan ATCS.“Selain pemasangan ATCS, ke depan mungkin akan dibuat e-lalin yang bisa diakses melalui HP sehingga bisa memantau dan memilih jalur yang rawan macet. Dishub Juga akan segera membuat web tersebut”, jelas Kadishub.

Selama arus mudik dan balik 2017 ini, Dishub bekerjasama dengan bagian Humas Setda untuk melakukan reportase secara langsung melalui Radio Suara Kota Wali. Setiap hari 3 kali siaran yakni pagi, siang dan sore saat lalu lintas sibuk dengan tujuan menginformasikan kepada masyarakat sehingga bisa menghindari titik-titik rawan kemacetan. Selain itu pengendara juga lebih tertarik mendengarkan live report lalu-lintas melalui radio

“Dalam waktu dekat pada anggaran perubahan, Dishub juga akan me-launching uji kendaraan online yang saat ini sudah dirancang dan dimulai pendaftaran secara online. Sistem antrian akan memakai elektronik. Selain itu juga me-launching si apel yakni sistem penilaian konsumen mengenai sistem pelayanan Dishub dengan tujuan untuk mengevaluasi dan memperbaiki kinerja dan pelayanan Dishub,” tambah Kadishub. (media center)