Menu Close

Kemeriahan Hari Kartini Dinas Kominfo Demak

DEMAK – Tidak seperti biasanya Dinas komunikasi dan informatika kab. Demak terliat tampak berbeda dari OPD lainya di jumat terakir bulan april ini (26/4) Yang biasanya setiap OPD mengenakan seragam pramuka di jumat terakir tiap bulanya, justru dinas kominfo kab. Demak selurah personilnya mengenakan pakian adat. Ini merupakan instruksi dari kepala dinas yang bertujuan untuk memperingati hari Kartini ke 140, bagi pegawai pria mengenakan pakaian adat demak yang sesuai dengan perbup sedangkan pegawai perempuan mengenakan kutubaru menurut keterangan dari sekretaris dinas kominfo Indriyarto Widodo. Di tambahkanya bahwa kegiatan diawali dengan apel pagi dengan pembina apel kepala dinas kominfo Demak dra. Endah cahya rini, diawali dibacakannya sejarah singkat RA Kartini. Seluruh  petugas apel dari komendan apel,protocol,pembaca sejarah dan doa dilakukan oleh pegawai perempuan.

Usai melaksanakan apel digelar beberapa lomba diruang aula yang melibatkan seluruh pegawai di setiap bidang dan secretariat. Lomba menghias tumpeng diikuti pegawai pria dengan memamerkan kreatifitasnya yang tidak mau kalah dengan kehandalan kaum perempuan dan dimenangkan oleh bidang informatika persandian sebagai juara pertama, disusul secretariat dan bidang komunikasi statistik. Sementara lomba paduan suara menyanyikan lagu kartini di juarai bidang komunikasi statistik, disusul secara urutan bidang informatika persandian dan secretariat. Suasana meriah dan mengundang tawa justru terjadi pada lomba baca puisi yang bertemakan kartini. Kelucuan muncul dari para peserta dengan beragam gaya dan perbedaan intonasi hingga mengundang gelak tawa. Ada yang bersuara parau karena gerogi, ada yang nada intonasinya seperti membaca doa bahkan dengan action/gaya kaku mirip robot .

Kepala  Dinas kominfo dra. Endah cahyarinimengtakan bahwa rangkaian kegiatan ini bertujuan meneladani semangat juang RA Kartini yang mampu mensejajarkan derajat kaum wanita setara dengan pria. Menang kalah dalam lomba ini bukan prioritas utama. Namun yang utama adalah semangat kebersamaan dalam berjuang dan tidak melupakan sejarah. (rdy)

Bagikan