Menu Close

Riyoyonan Tradisi Syawal Warga Kauman

DEMAK – Tradisi riyoyo merupakan adat tradisi warga kauman yang merupakan aset budaya peninggalan leluhur. Tradisi riyoyo merupakan ungkapan rasa syukur warga kauman bintoro yang dilaksanakan setiap tanggal 1 syawal dan 7 syawal. Berupa selamatan yang dihadiri warga kampung dengan membawa menu masakan ditempat yang ditentukan. Beraneka ragam masakan yang disajikan warga kebanyakan di dominasi masakan khas lebaran,seperti opor ayam,sambal goreng,ketupat dan lontong. Tak jarang banyak yang juga membawa buah buahan dan minuman kemasan. Kegiatan tradisi muslim ini biasa dilaksanakan pada pagi hari, Selepas menjalankan ibadah puasa atau dihari raya idul fitri. Sebagai ungkapan rasa syukur dan bersedekah setelah berhasil menjalankan ibadah dibulan suci. ” Riyoyonan ini istilah warga kauman atau sebutan selamatan. Sebenarnya kampung laen juga ada namun dengan sebutan yang berbeda ada yang nyebut parikan,kupatan dan lainya” jelas Karyanto ketua rt setempat.
Sementara itu saat 7 hari setelah lebaran juga diadakan lagi acara tradisi seperti ini. Menyusul telah selesainya puasa sunah di bulan syawal. Meskipun wilayah laen sudah tidak ditemui lagi tradisi ini namun untuk masyarakat kauman masih memelihara dan menjaga tradisi sedekah riyoyonan, jelas H.Abdul fatah.Selesai didoakan oleh tokoh agama warga langsung menyantap hidangan yang di sajikan.
Uniknya lagi sebelum pulang makanan yang telah disisihkan sebelumnya ,dibagi bersama dengan dimasukkan ketempat menu masing2 sehingga warga bisa merasakan seluruh menu yang ada. (rdy)

Bagikan