Menu Close

Kominfo Demak Gunakan Media Outdoor untuk Mencegah Kasus Stunting

DEMAK – Pemerintah melalui kementrian Komunikasi dan Informatika Direktorat Informasi komunikasi Sosial Direktorat Informasi komunikasi pembangunan Manusia dan Kebudayaan turut fokus terhadap penurunan prevalensi kekerdilan karena saat ini jumlah penderita di Indonesia mencapai 30,8 persen atau 3 dari 10 balita yang ada. Salah satu tugas dan tanggung jawab dari kemenkominfo yakni melakukan kampanye dan sosialisasi tentang hidup sehat dan bersih. Kegiatan publikasi tersebut untuk disebarkan dengan sasaran masyarakat dengan media yang dimiliki oleh kementrian dan dinas kominfo di daerah. Sedangkan kabupaten Demak masuk dalam daftar 30 kota dan kabupaten yang terpilih untuk kegiatan tersebut, sebab di lima desa sekabupaten Demak  terindikasi adanya stunting. Hal ini terungkap saat kementrian kominfo melalui direktorat informasi dan komunikasi Pembangunan manusia dan kebudayaan melakukan sosialisasi di kabupaten Demak beberapa waktu lalu.

Terkait Hal tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan informatika kabupaten Demak Dra. Endah cahyarini melalui kabid Komunikasi statistik Agus pramono mengatakan, dari 1.140.672 penduduk di Demak 97.212 jiwanya adalah balita dan yang menderita 4,25 persen atau sebanyak 4.129 anak/balita. Adapun penderita stunting diwilayah Demak tersebar meliputi lima desa dari empat kecamatan yakni desa boyolali dan gedang alas kecamatan Gajah, desa kedung ori kecamatan Deampet, desa Guntur kecamatan Guntur dan desa donorejo kecamatan Demak.

Sementara itu untuk Rencana Aksi Daerah diwilayah kabupaten Demak terhadap 5 desa tersebut ditahun 2020 oleh dinas kominfo Demak akan memberikan layanan sosialisasi melalui publikasi media luar ruang tentang pola hidup bersih dan sehat dengan pemasangan baliho maupun sepanduk serta leaflet yang disebar luaskan kepada masyarakat. Selain itu sosialisasi juga akan dilakukan melalui diseminasi informasi dengan penampilan forum komunikasi media tradisional.(rdy)

Pemerintah melalui kementrian Komunikasi dan Informatika Direktorat Informasi komunikasi Sosial Direktorat Informasi komunikasi pembangunan Manusia dan Kebudayaan turut fokus terhadap penurunan prevalensi kekerdilan karena saat ini jumlah penderita di Indonesia mencapai 30,8 persen atau 3 dari 10 balita yang ada. Salah satu tugas dan tanggung jawab dari kemenkominfo yakni melakukan kampanye dan sosialisasi tentang hidup sehat dan bersih. Kegiatan publikasi tersebut untuk disebarkan dengan sasaran masyarakat dengan media yang dimiliki oleh kementrian dan dinas kominfo di daerah. Sedangkan kabupaten Demak masuk dalam daftar 30 kota dan kabupaten yang terpilih untuk kegiatan tersebut, sebab di lima desa sekabupaten Demak  terindikasi adanya stunting. Hal ini terungkap saat kementrian kominfo melalui direktorat informasi dan komunikasi Pembangunan manusia dan kebudayaan melakukan sosialisasi di kabupaten Demak beberapa waktu lalu.

Terkait Hal tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan informatika kabupaten Demak Dra. Endah cahyarini melalui kabid Komunikasi statistik Agus pramono mengatakan, dari 1.140.672 penduduk di Demak 97.212 jiwanya adalah balita dan yang menderita 4,25 persen atau sebanyak 4.129 anak/balita. Adapun penderita stunting diwilayah Demak tersebar meliputi lima desa dari empat kecamatan yakni desa boyolali dan gedang alas kecamatan Gajah, desa kedung ori kecamatan Deampet, desa Guntur kecamatan Guntur dan desa donorejo kecamatan Demak.

Sementara itu untuk Rencana Aksi Daerah diwilayah kabupaten Demak terhadap 5 desa tersebut ditahun 2020 oleh dinas kominfo Demak akan memberikan layanan sosialisasi melalui publikasi media luar ruang tentang pola hidup bersih dan sehat dengan pemasangan baliho maupun sepanduk serta leaflet yang disebar luaskan kepada masyarakat. Selain itu sosialisasi juga akan dilakukan melalui diseminasi informasi dengan penampilan forum komunikasi media tradisional. (rdy)

Bagikan