Menu Close

Kementrian Kominfo Gencar Perangi Hoax

DEMAK – Di era digitalisasi hampir setiap orang mencari informasi melalui media yang terkoneksi dengan internet. Namun banyak informasi online yang tidak bertanggung jawab dalam menyajikan informasinya, sehingga berdampak menyesatkan bahkan menimbulkan keresahan dimasyarakat. Banyak Informasi yang disampaikan tidak akurat dan cenderung mengarah pada kebohongan atau hoax. Untuk menangkal peredaran berita hoax yang terus meluas penyebaranya  Kementrian Komunikasi dan Informatika berkomitmen untuk terus memerangi peredaran berita hoax dengan berbagai cara. Informasi dari website resmi kemenkominfo menyampaikan ada tiga cara yang dilakukan oleh kementrian dalam pemberantasan hoax yakni dengan menggunakan mesin AIS atau mesin Pengais Konten Negatif yang secara otomatis melakukan crawling selama 24 jam penuh. Hasil temuan akan diverifikasi dan divalidasi atas konten tersebut bila ditemukan informasi yang palsu dan bohong akan diberikan label Hoax.

Cara yang kedua bekerja sama dengan para siberkreasi untuk memberikan literasi digital kepada masyarakat yang bertujuan menciptakan masyarakat cerdas dan melek informasi sehingga dapat membedakan informasi valid dan palsu atau belum pasti kebenaranya. Dan yang ketiga menjalin kerja sama dengan pihak kepolisian  dalam penegakan hukum pelaku hoax . Selain itu pihak kementrian juga membuka layanan pengaduan diakun twiter @aduankonten,alamat surat elektronik aduankonten@kominfo.go.id dan Whatsapp dengan nomor 08119224545.

Dari data yang ada per juni 2019 temuan Hoax mencapai 330 kasus dan angka tersebut lebih rendah dari bulan sebelumnya pad Mei yang mencapai 402 kasus. (kominfo)

Bagikan