Menu Close

Jamu Coro Khas Kuliner Demak Sejak Jaman Kasultanan

DEMAK – Jamu coro merupakan minuman khas asli produk kota wali. Banyak orang yang menjajakan dari kampung ke kampung maupun menetap dengan lapak daganganya. Minuman yang disajikan dan dinikmati dalam kondisi hangat mampu memproduksi keringat pada tubuh. Dengan aroma khas dan berasa manis sedikit pedas sudah ada sejak jaman kasultanan Bintoro sebagai sajian menu pada acara tertentu dikerajaan. Existensi jamu coro saat ini masih banyak di jumpai bila pagi hari dijajakan perempuan kaum ibu dengan sepeda angin. Uniknya para pedagang jamu coro ini dari satu dusun yang sekaligus sentra produksinya. Dusun Tegalsari desa Rejosari dikecamatan karang tengah 60 % kaum perempuan yang menjadi ibu rumah tangga memproduksi dan memasarkan minuman khas Demak.
” Mereka mulai menjajakan dagangan pagi hari selepas sholat subuh, hampir bersamaan saat keluar rumah dan beriringan untuk keluar dusun hingga mirip peserta karnaval, ada yang berjalan kaki dan bersepada angin namun juga ada yang membawa kendaraan bermotor” jelas kiswanto mantan ketua LKMD desa setempat. Pemasaran tidak hanya diwilayah karangtengah namun sudah sampai di beberapa kecamatan bahkan sudah ada yang ekspansi ke luar kota seperti Semarang Dan Kudus.

dinikmati semua kalangan

Adapun bahan bahan yang digunakan untuk membuat seperti gula jawa ,gula pasir, jahe dan tepung beras serta racikan bumbu jamu dan kayu manis. Bahan yang telah siap direbus sambil diaduk hingga semua tercampur dan mendidih, kondisi mendidih kemudian masukan santan kelapa sambil terus diaduk. Kemudian diangkat dan dituang pada tempat atau wadah yang terbuat dari tanah liat disebut (klenting) tutup beserta klenting yang digunakan dibalut dengan kain dan plastik ini dilakukan agar lebih lama suhu panasnya. Penikmat minuman hangat dari berbagai kalangan dan usia sebab harga satu porsi rp.3.000,- per mangkok. Penyajian setiap pedagang berbeda ada yang dipadukan dengan bubur sumsum halus namun yang pasti slalu di taburi bubuk mrica diatasnya. Perpaduan rasa hangat manis pedas dengan aroma kapulogo minuman ini memiliki khasiat menyegarkan badan, melonggarkan pernapasan dan tenggorokan juga mencegah masuk angin. (rdy)

Bagikan