Menu Close

Bintek Gerakan 100 Smart City Memasuki Tahap 2

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak terus berpacu untuk mewujudkan Demak sebagai kota pintar berbasis Tehnologi Informasi. Yang merupakan program salah satu enam belas program unggulan Bupati Demak. Dalam Gerakan 100 smart city yang dicanangkan pemerintah pusat secara bertahap ini, Demak terpilih dalam 25 kota terakhir untuk mewujudkan 100 smart city di Indonesia. ” 1 – 2 tahun mendatang sudah banyak berkurang SDM dari unsur ASN karna banyak yang purna maupun pensiun, Untuk itu kesempatan yang baik ini harus diikuti dengan serius dan sungguh sungguh dengan niat ibadah melayani masyarakat “. Kata bupati HM. Natsir saat membuka bintek di gedung Grhadika Bina Praja, Rabu (7/8). Pelaksanaan bintek tahap 2 dalam mewujudkan Gerakan 100 smart diikuti oleh seluruh dewan dan pelaksana Smart City dihadiri pejabat kementrian Kominfo Ibeng bambang dwi anggono direktorat Aplikasi layanan informatika dan Pemerintahan Kemenkominfo serta pembimbing gerakan smart city Shita laksmi. Dalam menyampaikan paparannya
Sekda Demak Singgih Setyono di awal presentasinya mengatakan, kenapa demak perlu smart city karena Demak memiliki wilayah yang luas jadi untuk memberi pelayanan penyebaran informasi diwilayah Demak dengan cepat dan akurat diperlukan pemanfaatan IT. Adapun infrastruktur dan aplikasi yang mendukung gerakan menuju Smart city Demak sudah tergelar kabel FO sepanjang 202.272 km oleh 11 vendor. Sedangkan jumlah webs dan aplikasi yakni 37 website OPD dan 13 website kecamatan serta 93 aplikasi yang sebagian belum terintegrasi. Sekda juga menambahkan bahwa pemukiman blank spot diwilayah menjadi kendala menuju Demak connected artinya Demak masih memiliki 4.201 km atau 67% wilayah pemukiman Blank Spot untuk itu diperlukan pemanfaatan IT dalam pelayanan masyarakat yang tersebar sangat diperlukan untuk efektif dan efisien sehingga perlu kolaborasi dengan swasta menuju zero blank spot. (rdy)

Bagikan