Festival Megengan Demak Sedot Ribuan Masa

Demak - Ribuan masyarakat tumpah ruah disepanjang jalan Sultan Fatah untuk menyaksikan Festival Megengan dan Kirab Budaya yang digelar Dinas Pariwisata Kabupaten Demak menjelang H-1 Ramadhan 1446 H, Jum'at (28/02/25). Kirab budaya yang dipusatkan di depan Masjid Agung Demak tersebut melibatkan ratusan penampil yang sebelumnya berjalan melalui rute depan Dinas Pariwisata menuju Alun Alun Demak menuju Telkom selanjutnya Depan TIC. Kemudian menuju Depan Masjid Agung Demak dan berakhir di Kauman Demak (belakang Dinas Pariwisata).
Turut menyemarakkan Tari Kolosal Suko-Suko Megengan, Tari Ancak-Ancak Megengan, Prajurit Patiunus dan Pandanarum, Flashmoob Anti Bullying, Marchingband, Tari Kreasi, Campursari, Rebana, Barongan, Angklung, Kentrung serta festival kuliner.
Kepala Dinas Pariwisata Endah Cahyarini menyampaikan, event ini di hadirkan untuk warga Demak untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan 1446 H dan untuk memperingati hari jadi Demak ke 522 Tahun yang jatuh pada tanggal 28 Maret nanti.
"Event ini dilaksanakan berbeda dari tahun sebelumnya. Pada tahun ini kita tampilkan gunungan sate keong, penganti dari masa kemasa dan juga penampilan dari ibu ibu penjual minuman jamu coro khas Demak," kata Endah.
Lanjut Endah, pagelaran ini juga melibatkan 1000 peserta. "Semoga bisa menjadi daya tarik yang luar biasa dan mengusung seni dan budaya, serta meningkatkan kolaborasi dengan para stakeholder."
Sementara Bupati Demak Eisti'anah mengapresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini sebagai ajang nguri-nguri budaya.
"Agar tidak lekang oleh waktu, agar anak cucu kita bisa tetap menikmatinya," kata Eisti.
Dalam kesempatan tersebut Eisti juga mengajak kepada seluruh masyarakat yang mengunjungi festival ini untuk menjaga kebersihan.
"Tolong kalau sudah jajan jangan buang sampah sembarangan ,kalau kotanya bersih tentu kita akan sehat semuanya," pungkas Eisti. (Red-kmfo/ist)