Bendungan Jragung Mampu Mensuplai Air Baku Hingga Potensi Wisata

Semarang – Plt. Kepala Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah Hanung Triyono mengatakan, pembangunan infrastruktur Bendungan Jragung akan membawa manfaat bagi masyarakat diantaranya menyediakan kebutuhan suplai air baku , aliran irigasi bagi wilayah sekitarnya, pengendalian banjir yang bisa mereduksi banjir hingga 45%, potensi sebagai pembangkit listrik tenaga mikro hidro, sampai ke sektor pariwisata .
”Untuk suplai kebutuhan air baku sebesar 1m3/dtk. 0.5m3/dtk untuk Semarang, 0.25 m3/detik untuk Kabupaten Demak, 0.25m3/dtk untuk Kabupaten Grobogan. Berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro dengan Kapasitas sebesar 1400 kW 5. Serta memiliki kesempatan untuk mengembangkan bidang pariwisata dan agrowisata,” kata Hanung saat Rapat Konsultasi Perencanaan Tindak Darurat Pendungan Jragung, Kamis (13/02/25) bertempat di Hotel Santika Premier Semarang.
Menurutnya, pembangunan Infrastruktur Bendungan Jragung ini memerlukan tanggung jawab bersama dari Pimpinan Daerah Setempat , seperti Kabupaten Semarang , Kabupaten Demak dan juga Kabupaten Grobogan serta peran masyarakat untuk membantu merawat dan memantau kondisi bendungan Jragung.
Hal serupa juga disampaikan Kepala BBWS Pemali Juana Fikri Abdurachman. Pembangunan infrastruktur bendungan ini membawa dampak yang positif namun perlu perhatian khusus dan dirawat serta menjadi tanggung jawab bersama. (red-kmfo/ist)