Polres Demak Profesional Dalam Penanganan, Pelanggaran Turun di Tahun 2025
Demak - Sepanjang tahun 2025, Kepolisian Resor (Polres) Demak mencatatkan capaian kinerja positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Berbagai upaya penegakan hukum, pencegahan kejahatan, hingga penguatan pelayanan publik menunjukkan hasil yang signifikan, ditandai dengan meningkatnya penyelesaian perkara serta menurunnya sejumlah pelanggaran.
Capaian tersebut disampaikan dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun 2025 yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polres Demak, Selasa (30/12/2025).
Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengungkapkan, sepanjang 2025 pihaknya menangani 1.245 perkara tindak pidana, meningkat 9,79 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun demikian, peningkatan tersebut diimbangi dengan keberhasilan penyelesaian perkara yang juga naik signifikan, yakni 81 kasus atau 8,29 persen.
“Peningkatan ini menunjukkan bahwa kinerja penyelidikan dan penyidikan semakin optimal. Kami berkomitmen tidak hanya mencatat angka, tetapi memastikan setiap perkara ditangani secara profesional dan tuntas,” kata AKBP Ari Cahya Nugraha.
Polres Demak juga mencatat keberhasilan dalam menekan pelanggaran penyakit masyarakat (pekat). Sepanjang 2025, jumlah pelanggaran Penyakit Masyarakat (Pekat) mengalami penurunan signifikan. Tercatat sebanyak 1.708 pelanggaran, turun 83,81 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 2.038 pelanggaran. Namun, gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban umum justru mengalami kenaikan sebesar 3,88 persen dengan total 103 gangguan.
Di bidang lalu lintas Jumlah penindakan tilang mengalami penurunan sebesar 62 persen, dari 10.686 kasus menjadi 4.046 kasus. Sementara teguran lalu lintas menurun 52 persen, dari 16.925 menjadi 8.736 teguran. Hal ini menandakan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Sepanjang tahun 2025, sebanyak 69 tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya. Mengamankan 3.552 botol minuman keras serta 368 pelaku premanisme melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan. Langkah ini dinilai efektif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
Selain penegakan hukum, Polres Demak turut berkontribusi dalam program strategis nasional. Melalui program Mageri Segoro, Polres Demak bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat menanam 12.500 pohon mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan pesisir. Di sektor ketahanan pangan, Polres Demak turut mendukung penyaluran 201.542 paket beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau setara 1.007,71 ton bagi masyarakat.
“Kami berterima kasih atas sinergi seluruh elemen masyarakat. Ke depan, Polres Demak berkomitmen meningkatkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (Red-kmf/apj).