Angka Kemiskinan Demak Turun Signifikan di tahun 2025
Demak- Bupati Demak Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah, Tim penanggulangan kemiskinan (TKPK) serta pemangku kepentingan atas kerja keras dan sinergi yang baik dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Demak.
“Tentunya kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu semua yang telah bekerja keras sehingga kita bisa menurunkan angka kemiskinan menjadi 10,87% di Tahun 2025. Nilai tersebut turun dari Tahun sebelumnya (mencapai 11,89 %). Ini adalah capaian yang patut kita syukuri “. Hal tersebut disampaikan Bupati Demak Eisti’anah saat memberikan sambutan dalam Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan kemiskinan Kabupaten Demak di Aula Bapperida, (Kamis 12/2/2026).
“ Kita harus tetap kompak dan selalu menjaga koordinasi, benar-benar bersinergi antar-OPD. Tidak boleh ada ego sektoral. Jangan lagi ada pemisahan antara ini kewenangan OPD A dan itu OPD B, Semua harus dilaksanakan bersama-sama
Dalam paparannya, Kepala Bapperida Kabupaten Demak Misbahatun Niamah menyampaikan Berdasarkan data tahun 2021 hingga 2025, angka kemiskinan menunjukkan penurunan yang cukup signifikan, khususnya pada tahun 2025 yang turun sebesar 1,02 persen. Jika dilihat dari jumlah penduduk, terdapat sekitar 11.000 jiwa yang berhasil keluar dari garis kemiskinan.
“ Diharapkan tren positif ini dapat terus berlanjut. Jika setiap tahun dapat menurunkan sekitar 11.000 jiwa atau setara sekitar 1 persen, maka hal tersebut telah sejalan dengan target RPJMD dan indikator kinerja utama yang diamanatkan kepada Pemerintah Kabupaten Demak ” Kata Misbahatun
Ditambahkan jika dilihat dari laju penurunan kemiskinan, Secara nasional pada Tahun 2024 tercatat dari -2,63 menjadi -5,43, kemudian di Jawa Tengah dari -2,3 menjadi -9,11, kemudian untuk kabupaten Demak dari -0.24 menjadi -8.
“ Hal ini menunjukkan bahwa laju penurunan kemiskinan di Kabupaten Demak tergolong baik dan melampaui capaian nasional, meskipun masih sedikit di bawah capaian provins Jawa Tengah. Namun demikian, selisihnya tidak terlalu besar “ ungkap Misbahatun.
Secara laju penurunan, capaian Kabupaten Demak sudah sangat baik. Namun memang secara angka absolut masih terlihat tinggi, karena titik awal (baseline) kemiskinan Kabupaten Demak memang sudah cukup tinggi. Akibatnya, meskipun laju penurunannya signifikan, secara persentase masih terlihat berada di kisaran dua digit. (red-kmf/nin)